Pengguna Jasa Cuci Motor Meningkat di Musim Hujan

Tabanan (Bisnis Bali) – Saat ini usaha jasa cuci motor kompetitif. Pelaku usaha dituntut mampu memberian layanan prima karena di musim hujan justru pengguna  jasa meningkat. Demikian pengelola bengkel dan jasa cuci motor, Wayan Budiarsa, Minggu (27/1).

Dikatakan, menghadapi persaingan di musim hujan, sebagian besar pengelola cuci motor mengutamakan pelayanan prima. Itu dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang cukup pesat. Pelayanan prima dalam arti kualitas cucian lebih bersih, cepat, dan motor dipastikan mengkilat.

Menurutnya, persaingan tidak bisa dihindarkan, padahal musim hujan ada prediksi pemilik kendaraan enggan mencuci motor karena anggapan akan kotor kembali saat terkena hujan. Kenyataanya, permintaan cuci motor mengalami kenaikan dua kali lipat atau biasanya hari normal 5 motor, musim hujan bisa di atas 10 kendaraan.

“Sebagian besar karena takut kendaraan yang terkena air hujan akan karatan sehingga melakukan pencucian,” ujarnya.

Menurut dia, musim hujan merupakan musim yang berkah bagi para pencuci sepeda motor, karena bisa mendapatkan pelanggan dalam jumlah yang banyak. Sementara dari layanan servis saat musim hujan kebanyakan masalah karburator yang kotor dan aki soak. Servis yang dilayani mulai penggantian kampas rem, ganti aki, busi karena saat hujan paling rawan membuat motor mudah mengalami gangguan. Kampas rem yang tidak diganti akan menyebabkan  rem tidak beroperasi dengan baik sehingga rawan terjadi kecelakaan ketika jalanan licin. Begitu pula aki, busi dan karburator.

Hal sama dikatakan pengelola bengkel lainnya, Sumitra di Renon. Ia mengakui, aktivitas masyarakat untuk cuci motor dan servis ada peningkatan. “Sebenarnya ada perlakuan khusus untuk motor dipakai jarak jauh, di antaranya suku cadang lama harus diganti dengan yang baru agar lebih kuat daya tahannya. Termasuk saat musim hujan, item-item yang mudah kemasukan air harus diperhatikan,” katanya.

Konsumen yang banyak cuci motor, kata dia, lebih tertuju motor keluaran terbaru karena mereka tidak ingin motor barunya lekas rusak.
“Terpenting saat musim hujan, rantai sepeda motor perlu perawatan ekstra. Sebab air hujan yang mengandung zat asam akan membuat rantai motor cepat berkarat,” katanya.

Perawatan lain dengan melumas rantai secara berkala. Kondisi rantai yang kering membuat daya tahan semakin berkurang dan rantai cepat kendur. (dik)