Kegiatan Ibu Putri Suastini Koster dalam Lomba Rumah Hatinya PKK di Desa Jinengdalem, Buleleng.

Terima Kunjungan Ketua TP PKK Provinsi Bali


Singaraja (Bisnis Bali) – Program Gubernur Bali dengan Visi Nangun Sat Kherti Loka Bali yakni bagaimana menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, guna mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia. Tim PKK Provinsi Bali melakukan kunjungan ke contoh Rumah Hatinya (Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman) PKK di Desa Pakraman Alap Sari Jinengdalem, Kecamatan Buleleng Selasa (22/1).

Kunjungan kali ini sebagai wujud harmonisasi dan sinkronisasi gerakan PKK di Desa Jinengdalem. Acara yang diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Penggeran PKK Provinsi dan Kabupaten ini diselenggarakan di Wantilan Pura Bukit Desa Jinengdalem.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng Ny. Gusti Aries Suradnyana , Wakil Ketua TP PKK kabupaten Buleleng Ny. Ayu Wardhany Sutjidra, serta Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG dan para pengurus PKK Desa Jinengdalem.

Ny. Putri Suastini Koster diwawancarai Bisnis Bali menjelaskan Hatinya PKK merupakan  gerakan masyarakat yang memanfaatkan halaman di sekitar rumah dengan tanaman pangan dan tanaman produktif bernilai ekonomis tinggi. Dengan potensi yang dimiliki desa diharapkan  mampu menjadi contoh  kepada desa – desa lainnya di Buleleng.

“Kalau desa memiliki potensi akan lebih memudahkan kita karena sistemnya sudah ada termasuk struktur juga sudah ada di desa-desa, saya yakin lewat PKK itu akan lebih masif pergerakannya,” terangnya.

Ia berharap program PKK lebih digeliatkan lagi khususnya pada program yang belum merata, supaya program tersebut menyentuh dan dapat terwujud di masyarakat. Masyarakat diharapkan mampu mandiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman bermanfaat seperti sayuran, ubi-ubian, buah-buahan dan rempah – rempah.

“Pekarangan itu tidak harus hanya diisi tanaman bunga, bisa tanaman obat-obatan, bumbu dapur. Jadikanlah pekarangan itu indah dengan tanaman bermanfaat,“ imbuhnya. Ny. Putri Suastini Koster juga menyerahkan dana penghargaan Hatinya PKK dan PMT Desa Jinengdalem sebesar Rp27 juta.

Hal senada juga diungkapkan Ny. Gusti Aries Suradnyana. Pihaknya berpesan agar ibu-ibu PKK  mampu menciptakan kemandirian pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah sendiri. Di mana di dalam perkarangan ada toga, karang kitri, karang sari dan lumbung hidup juga dapat menghasilkan karbohidrat.

Sebelumnya telah ada bantuan dari ketahanan pangan yaitu Program PRPL (Program Rumah Tangan Lestari)  dengan pemberian bibit kepada kelompok-kelompok wanita tani seperti bibit cabai dan kini tinggal dikembangkan oleh Hatinya PKK.

“Program Hatinya PKK merupakan salah satu program terapan dari 10 program pokok PKK yang sesungguhnya lebih dominan mengacu pada penyediaan pangan keluarga, yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat mendukung kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Sementara itu menurut I Wayan Mangku Laksana salah seorang warga Desa Jinengdalem yang sudah menerapkan Rumah Hatinya PKK mengaku lebih termotivasi untuk makin menata pekarangan rumahnya. Pihaknya berharap secara berkelanjutan masyarakat di sekitar untuk mengikuti jejaknya dengan peduli akan lingkungan mulai dari pekarangan rumah. (ira)