Progres MCP Kabupaten Tabanan Raih Peringkat II se Bali

Tabanan ( Bisnis Bali) –
Keseriusan Pemkab Tabanan mendukung aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi yang diterapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) RI dengan meluncurkan aplikasi Monitoring Centre For Prevention ( MCP ), sukses menduduki peringkat II se-Bali, dimana peringkat I diduduki oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Hal ini mendapat apresiasi serta atensi penuh dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Menurutnya, progres yang dicapai oleh Pemkab Tabanan menunjukkan semua komponen yang terlibat di dalamnya telah mendukung penuh aksi dari KPK RI. Hal ini merupakan sebuah langkah prenventif yang harus didukung penuh oleh semua komponen yang terlibat di dalamnya. Demikian disampaikan Bupati Eka di rumah jabatannya, Selasa ( 15/1 ) lalu.
Bupati Eka menambahkan, aplikasi MCP yang diluncurkan oleh KPK memudahkan Pemerintah Daerah dalam menyampaikan laporan tanpa harus menunggu tim dari KPK datang untuk melakukan monitoring. Dan ke depan peringkat yang sudah bisa dibilang membanggakan ini bisa dipertahankan dan juga ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.
“Aplikasi ini dapat memudahkan dalam melaksanakan self assesment. Kami mengucapkan terima kasih kepada tim KPK yang telah bersedia berkoordinasi dengan kami di daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Tabanan I Gede Urip Gunawan menjelaskan untuk proses triwulan IV / 2018 (per 31 Desember 2018), admin MCP telah melakukan update data MCP berdasarkan data-data pendukung yang telah dikirimkan oleh perangkat daerah terkait dan terlibat dalam Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi. Update MCP tersebut meliputi 8 area intervensi. Yakni, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah, yang masing-masing memiliki indikator.
Ungkapnya, berdasarkan hasil verifikasi atas progres triwulan IV / 2018 (per 31 Desember 2018) oleh PIC Korsupgah KPK pada 11 Januari 2019, progres Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui aplikasi MCP telah tercapai 74,28 persen.
“Peringkat pertama diraih oleh Provinsi Bali dengan skor 79 persen. Posisi ketiga dan keempat diraih oleh Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar dengan nilai masing-masing 73 persen dan 70 persen,” ujarnya.*man