RAT Koperasi Wajib Dihadiri Diskop dan Dekopinwil/Dekopinda

Denpasar (Bisnis Bali) – Guna memaksimalkan pemantauan perkembangan koperasi, setiap rapat anggota tahunan (RAT) koperasi wajib dihadiri Dinas Koperasi, Dekopinwil/Dekopinda. Hal ini bertujuan agar pemantauan hasil pelaporan tahunan pengurus koperasi dapat dijadikan bukti koperasi aktif dan produktif. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra, S.E., M.M., baru-baru ini.

Gede Indra Dewa Putra menegaskan, belakangan ini setiap RAT tidak diwajibkan mengundang Diskop masing-masing sesuai binaannya, hasil pelaporan RAT terus melorot. Kemungkinan besar ada koperasi yang sudah melaksanakan RAT yang tidak mengundang dinas dan juga tidak mau melaporkan hasil RAT ke dinas. Oleh karena itu, koperasi yang sudah RAT jika berturut-turut tidak melaporkan hasil RAT-nya tergolong koperasi tidak aktif. Selanjutnya jika terus tidak melaporkan hasil RAT-nya maka dapat terancam dibubarkan. Untuk mengurangi risiko dibubarkan, maka setiap pelaksanaan RAT wajib mengundang dinas. Sekarang tambah mengundang Dekopinwil/Dekopinda, karena koperasi bernaung di bawah organisasi tersebut.

”Kami kembali setiap RAT mewajibkan dihadiri staf Diskop dan pengurus Dekopinwil/Dekopinda. Kehadirannya saat RAT dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan kebijakan dan Dekopinwil/Dekopinda mensosialisasikan program kerja, sehingga gerakan memahami manfaat menjadi anggota,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekopinwil Bali, Dewa Nyoman Patra menambahkan, dalam aturan disebutkan setiap pengurus koperasi selaku pengelola koperasi wajib melaksanakan RAT tiap tahun. RAT merupakan pertanggungjawaban pengurus mengelola koperasi dalam satu tahun, sehingga dalam RAT pengurus wajib membuat laporan dan meminta persetujuan pengesahan RAT serta program satu tahun ke depannya kepada anggota. Dengan momen tersebut, pengurus juga wajib menyerahkan hasil pelaporannya ke dinas masing-masing, sehingga hasil laporan dari koperasi dipakai acuan dinas melakukan pembinaan.

”Kami selalu mensosialisasikan agar semua koperasi melaksanakan RAT dan hasil laporannya diserahkan ke dinas. Itu artinya koperasi masih aktif dan produktif. Kami terus mensosialisasikan agar semua koperasi masuk anggota Dekopinwil/Dekopinda. Kemudian antara Dekopinwil/ Dekopinda dan anggota melangkah bersama-sama untuk kemajuan bersama pula,” katanya. (sta)