TARGET - PAD Kabupaten Badung 2018 belum bisa lampaui target, sehingga berdampak pada penundaan pendanaan program pariwisata salah satunya BBTF.

Mangupura (Bisnis Bali) – Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mendata kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Badung pada 2018 ini sudah melampaui target. Hanya saja, pendapatan asli daerah (PAD) 2018 belum bisa melampaui target sehingga berdampak terhadap penundaan pendanaan program pariwisata, salah satunya Bali & Beyond Travel Fair (BBTF).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Made Badra Minggu (13/1) mengatakan, target kunjungan wisman 2018 ke Badung 6,5 juta wisatawan. Realisasi kedatangan wisman ke Kabupaten Badung pada 2018 tercatat 6,511 juta.

Ia menjelaskan, realisasi PAD Kabupaten Badung belum mencapai target PAD. Imbasnya program pariwisata yang diprogramkan Dispar Badung banyak ditunda pendanaannya. Badra menegaskan, anggaran program Dispar Badung terkena rasionalisasi akibat dari PAD tidak mencapai target 2018. “Sehingga program pariwisata Badung di antaranya harus ditunda di tahun 2019,” katanya.

Badra mencontohkan, akibat rasionalisasi anggaran, Pemkab Badung menunda pendanaan BBTF 2019. Salah satu gagasan pariwisata Badung untuk pembentukan convention bureau juga terkena penundaan pendanaan di 2019.

Ia menambahkan, Pemkab Badung berharap target pariwisata 2019 bisa tercapai, meliputi kedatangan wisman 6,8 juta orang dan target devisa dan target PHR bisa tercapai. “Jika target pariwisata tercapai, Pemkab Badung akan siap untuk lagi memfasilitasi program-program pariwisata,” katanya. (kup)