PD Pasar Kota Denpasar melakukan sosialisasi kepada pedagang di Eks Tiara Grosir 

Denpasar (Bisnis Bali) – Setelah sebelumnya perpindahan pedagang Pasar Badung diwacanakan akan dilakukan setelah Hari Raya Kuningan, PD Pasar Kota Denpasar memastikan rencana soft opening dilakukan pada Februari mendatang. Perpindahan pedagang pun diputuskan akan dilakukan pada 24 Februari mendatang.

Dirut PD Pasar Kota Denpasar IB Kompyang Wiranatha didampingi Direktur Umum AAN Yuliarta, pada acara sosialisasi kepada para pedagang yang saat ini masih berada di eks. Tiara Grosir, Rabu (9/1) kemarin mengatakan, diundurnya waktu perpindahan pedagang atas permintaan pedagang yang menginginkan hari baik dalam memulai berjualan. “Sebelumnya target kita kan minggu-minggu ini. Tetapi pedagang meyakini minggu ini waktunya belum tepat, sehingga diputuskan bulan depan,” ujarnya.

Setelah melakukan pertemuan dengan pedagang, diputuskan untuk perpindahan pada 24 Februari bersamaan dengan soft opening. Hanya, pedagang akan diberikan waktu lebih awal untuk mengecek kembali los atau kios yang mereka tempati. Mereka juga akan menyiapkan rak-rak atau sejenisnya untuk operasinya mendatang.

Sementara itu, sejumlah pedagang mempertanyakan terkait bentuk meja di masing-masing los. Dalam cara sosialisasi, pedagang menanyakan apakah meja tersebut bisa dirubah sesuai dengan keperluan yang ada. “Kami kan pedagang kain, jadi apa bisa bentuk meja itu diubah atau dibongkar, karena tak sesuai fungsinya,” tanya seorang pedagang kepada Yuliarta, kemarin.

Atas pertanyaan sejumlah pedagang, Yuliarta menyampaikan tidak boleh ada yang mengubah bentuk meja yang  udah ada. Kalau hanya memodifikasi, seperti menjadikan meja itu sebagai rak, itu bisa. Kalau mau membongkarnya atau mengubah bentuk, tidak diperbolehkan. “Terlebih, saat ini masih menjadi kewenangan Kementerian Perdagagang, karena belum dihibahkan,” ujar Yuliarta.

Yuliarta mengatakan, menjelang soft opening nanti, pedagang akan diberikan kunci kios lebih awal. Kini pihaknya masih melakukan  koordinasi dengan pihak rekanan penggarap proyek Pasar Badung untuk mendapatkan kunci-kunci kios. “Kami akan berikan kunci lebih awal untuk persiapan pedagang beroperasi di tempat baru nanti,” jelasnya.

Seperti diketahui, proyek Pasar Badung yang menelan dana puluhan miliar rupiah sudah rampung. PD Pasar dengan Dinas PUPR telah melakukan pamelaspasan pada akhir Desember lalu. Kini, bangunan tersebut siap digunakan untuk pasar rakyat terbesar di Bali. (wid)