Denpasar (Bisnis Bali) – Sport utility vehicle atau SUV termasuk mobil jenis sport yang kini banyak dilirik konsumen karena model dan kekuatannya, selain sebagai mobil penumpang. Keunggulan yang ditawarkan SUV inilah makin banyak banyak konsumen yang mencarinya, termasuk di pasaran mobil bekas.

“Sampai saat ini mobil SUV makin banyak dicari di antara sekian banyak mobil jenis low MPV. Harga yang berfluktuatif saat ini belum menjadi halangan,” kata salah seorang pengelola mobil bekas (mobkas) di Renon, Komang Satriadi.

Dia mengatakan, harga berfluktuatif karena berdasarkan mekanisme pasar. Makin banyak orang mencari varian tertentu maka harga bisa berubah meningkat. Di sinilah harga mobil bekas susah untuk ditetapkan kisarannya, karena sewaktu-waktu bisa berubah tergantung kondisi pasar. Belum lagi harga dipengaruhi kualitas mesin, kondisi bodi, warna asli, asal daerah, tahun produksi, pengguna awal (pria atau wanita), jarak tempuh yang tertera di spedometer dan lainnya.

“Tapi itu semua sampai saat ini belum banyak mempengaruhi minat masyarakat mencari SUV,” katanya.

Disinggung kondisi Agustus mendatang, ia mengatakan, belum ada kepastian soal harga terbaru untuk mobkas. Kendati diisukan harga mobil bekas berfluktuatif di kisaran 10-15 persen, sebagian besar penjual optimis, isu tersebut tidak menyurutkan daya mobkas.

“Kami optimis isu kenaikan harga mobil bekas tidak akan mengganggu permintaan mobkas. Transaksi tetap normal dan diestimasi naik menjelang akhir tahun,” ujarnya.

Hal sama dikatakan pengelola mobkas lainnya, Rommy. Ia mengatakan, penjualan mobil menjelang akhir catur wulan II masih normal.

“Konsumen memerlukan kendaraan untuk keperluan sehari-hari, sehingga momen Agustus yang diterpa isu kenaikan harga tidak akan terlalu terpengaruh. Kecuali, stok mobil susah diperoleh, mobil produksi tahun terbaru gencar lakukan promo,” ujarnya.

Menurut dia, ada informasi harga beberapa jenis mobil akan mengalami kenaikan karena tergolong banyak peminatnya, dan ada pula harga mobil yang turun. Harga mobil intinya masih fluktuatif melihat kondisi pasar.

Dari sekian banyak jenis kendaraan bekas yang berhasil dijual selama 2015, diakui, masih didominasi oleh kendaraan keluarga MPV, SUV, niaga sebesar 80 persen dan dan sisanya diisi oleh kendaraan sedan. Mobil yang disukai pasar tetap mengarah Toyota Avanza, Toyota Kijang, Levinna, Rush, Daihatsu Xenia, Jazz, hingga Terios. Dengan kredibilitas yang dimiliki oleh mobil pabrikan tersebut menjadikan jenis mobil tersebut favorit di kelasnya. (dik)