WISATA - Objek wisata Ulun Danu Beratan yang diminati wisatawan.

Tabanan (Bisnis Bali) – DTW Ulun Danu Beratan pada 2019 menaikkan target angka kunjungan hingga satu juta wisatawan. Target tersebut, bercermin dari pencapaian tahun sebelumnya yang mampu melampaui target yang dipatok 950.000 wisatawan.

Manajer DTW Ulun Danu Beratan, Wayan Mustika, di Tabanan belum lama ini mengungkapkan, tahun ini meski dibayangi tahun politik tetap mematok target kunjungan wisatawan yang meningkat dari sebelumnya. Pertimbangannya, hingga kini DTW Ulun Danu Beratan menjadi objek wisata yang cukup diminati. Terbukti, pada 2018 lalu total kunjungan sudah mencapai 967.697 orang, atau melebihi dari target yang ditetapkan (950.000 orang).

“Kami optimis target tersebut bisa dipenuhi meski 2019 merupakan tahun politik,” tuturnya.

Menurut Mustika, tahun lalu jika dilihat dari asal kedatangan wisatawan, sebagian besar wisatawan yang datang ke DTW Ulun Danu Beratan merupakan wisatawan domestik (wisdom) dengan capaian 485.173 orang, dan sisanya merupakan wisatawan mancanegara (wisman) dengan capaian 482.524 orang. Katanya, jumlah ini meningkat 8,18 persen dibandingkan kunjungan 2017 yang mencapai  894.505 kunjungan.

“Wisman yang datang ke DTW Ulun Danu Beratan merupakan asal Tiongkok, disusul kemudian dari Eropa,” ujarnya.

Sambungnya, selain berbekal dengan meningkatnya angka kunjungan, upaya yang dilakukan dalam mencapai target kunjungan tahun ini adalah dengan cara promosi. Salah satunya, mengemas acara seni budaya yang bertepatan dengan serangkaian acara Pujawali Nyatur di Pura Ulun Danu Beratan.

“2019 ini ada upacara Nyatur di Pura Ulun Danu Beratan. Nanti kami akan kemas upacara tersebut dengan seni budayanya sehingga bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang berkunjung,” katanya.

Ia menambahkan, terkait upaya pencapaian target, rencananya pada Juli nanti DTW Ulun Danu Beratan juga akan membuka destinasi baru berupa taman bunga dan agro pertanian yang berlokasi di kawasan tiga desa pekraman. Yakni, Bukit Catu, Pemuteran dan Batusesa. Ia mengakui, dari destinasi baru tersebut akan dikemas dalam bentuk paket wisata Ulun Danu Beratan.

“Nantinya wisatawan tidak hanya akan menikmati pemandangan Pura dan Danau Ulun Danu Beratan, tapi bisa juga sekaligus diantarkan melihat agro pertanian dan taman bunga,” katanya. (man)