Harga Rumah Tinggal di Tabanan Relatif Terjangkau

Tabanan (Bisnis Bali) Р Tabanan selama ini diincar konsumen untuk mencari rumah dengan harga relatif lebih murah dibandingkan di sejumlah kawasan di Denpasar dan Mangupura, Badung. Beberapa kawasan yang dituju konsumen yakni, Jalan By Pass Ir. Sukarno, Meliling, Tanah Lot, Beraban, Pejaten, dan kawasan lainnya di sekitarnya. Informasi terkait zonefikasi pengembangan di daerah Selatan ada sekitar 250 hektar bisa diperebutkan pemasok. Model rumah yang dicari tak hanya rumah subsidi, juga nonsubsidi dengan kisaran harga Rp 150 juta РRp 300 juta, dan yang lebih mahal mencapai Rp 600 juta per unit.

Salah seorang marketing produk perumahan nonsubsidi, Andini, Selasa (8/1), di Tabanan menyampaikan, pencarian produk properti menengah bawah khususnya di Tabanan memang dipicu beberapa indikator. Pertama harga relatif lebih murah, kawasan yang tak kalah prospek untuk investasi dan berspekulasi, serta tersedianya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang memadai.

2019, harga dasar lahan makin mahal merupakan tantangan tersendiri bagi pengembang untuk meningkatkan pasokan di tengah kondisi pasar yang mulai menggeliat. Dengan mengetahui zonefikasi kawasan pengembangan perumahan  pengembang bisa bersaing untuk mendapatkan lahan untuk dibeli. Tentu saja dengan adanya zonefikasi ini selain menghindari adanya pelanggaran pemanfaatan kawasan dari sisi ekonomi bisnis kawasan pengembangan ini makin bertumbuh kegiatan ekonomi. Ini tentu sangat diharapkan masyarakat karena akan turut mendongkrak nilai investasi produk properti.

Sebelumnya, pengembang PT Rafikha Regency, Nasrotin menyampaikan, bisnis properti menengah bawah dan atas di Tabanan tahun ini mulai menggeliat karena memang di kawasan Denpasar dan Badung harga – harga produk properti makin tinggi. Tabanan sebagai kawasan yang cukup berkembang memberi dampak positif terhadap bisnis properti yang menyerap cukup banyak tenaga kerja.

Dia menilai ke depan jika penjualan lancar karena ekonomi membaik setelah pemilu legisltaif dan presiden maka minat dan daya beli pasar akan bisa beriringan menggeliat sektor properti yang beberapa tahun terakhir mengalami kelesuan. Indikator penting yang bisa dilakukan pemasok saat ini adalah inovasi desain perumahan agar mampu mengikuti dan memenuhi kebutuhan dan selera pasar akan rumah tinggal yang layak huni, aman, dan nyaman. (gun)