Awal Tahun, Transaksi Bank masih Diramaikan Setoran

Denpasar (Bisnis Bali) – Transaksi masyarakat di perbankan awal Januari ini masih didominasi setoran uang. Kendati lonjakan tidak besar, animo masyarakat menyetorkan uang ke bank lebih tinggi dari yang menarik dana.

Manajer DJA salah satu bank nasional di Denpasar, Yuliani, Senin (7/1) kemarin mengatakan, awal tahun sebenarnya tidak banyak ada perubahan yang berarti dari aktivitas masyarakat. Bank pun tidak khusus mempersiapkan layanan yang berkaitan tahun baru. Sementara dari sisi transaksi juga tergolong wajar untuk momen awal tahun bila bercermin dari pengalaman tahun lalu.

“Awal bulan saat ini ada kecenderungan jumlah transaksi setoran nasabah meningkat dibanding transaksi penarikan. Peningkatan jumlah transaksi sekitar 20 persenan,” katanya.

Ia menilai, transaksi setoran harian yaitu rata-rata 66 persen dari jumlah transaksi yang dilayani. Tidak bersedia menyebut nilai nominal, imbuhnya, transaksi uang setoran alami lonjakan umumnya karena adanya aktivitas perdagangan, jasa atau masyarakat. Uang beredar banyak sehingga kelebihan dana ini disetorkan ke bank.

Selain itu, kata Yuliani, banyak nasabah yang melakukan registrasi e-channel, aktifkan mobile banking, e-money dan melakukan penggantian kartu ATM (karena expired atau rusak). Begitu pula terkait data untuk transaksi penukaran uang pecahan kecil (UPK) sampai saat ini relatif normal.

“Awal tahun kendati bisnis belum menggeliat namun pascaperayaan akhir tahun dana yang tersisa ditabungkan,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, transaksi di bank berjalan normal seperti biasa, tidak terjadi penumpukan atau antrean nasabah yang ekstrem karena awal tahun. Hal ini disebabkan bank sudah meningkatkan pelayanan dengan dibukanya beberapa outlet operasional terbatas dan weekend banking selama momen-momen tertentu.

Area Manager Bali & Nusa Tenggara Bank Mega, Ardhana Febrianaji mengatakan, tidak ada yang spesial untuk transaksi perbankan awal tahun. Aktivitas berjalan seperti hari normal, sementara target-target optimis bisa terpenuhi tahun ini. (dik)