Mangupura (Bisnis Bali) – Sejak Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal Tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) dibuka pada 20 Desember 2018 lalu, secara rekapitulasi hingga 5 Januari 2019 (H+4) tercatat sebanyak 1.174.808 penumpang yang menggunakan jasa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Angka ini melesat sebesar 18,37 persen dibandingkan periode tahun lalu. Tak hanya jumlah penumpang, posko mencatat jumlah pesawat juga mengalami pertumbuhan (growth) sebesar 10,65 persen, yakni sebanyak 7.816 pesawat.

“Hasil rekapitulasi data posko hingga H+4 mencatat peningkatan pada periode 2018/2019. Pada periode 2017/2018, jumlah penumpang hanya 992.475 orang dan jumlah pesawat sebanyak 7.064 pesawat,” kata GM Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi.

Sementara itu, total pergerakan penumpang berdasarkan arrival (kedatangan) dan departure (keberangkatan) hingga H+4 tercatat sebanyak 66.730 orang atau mengalami growth sebesar 9,44 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Sementara total pergerakan pesawat sebanyak 457 pesawat atau naik sebesar 8,04 persen.

Yanus menambahkan, khusus di terminal domestik pada H+4 tercatat jumlah penumpang yang datang ke Bali sebanyak 10.733 orang dan berangkat meninggalkan Bali sebanyak 18.023 orang. Sementara di terminal internasional, jumlah penumpang yang datang sebanyak 16.017 orang dan berangkat sebanyak 21.957 orang.

“Di terminal domestik ada penurunan jumlah penumpang yang datang dan berangkat dibandingkan periode 2017/2018, yakni masing-masing 19,24 persen dan 6,49 persen. Sedangkan di terminal internasional tetap ada peningkatan, yakni sebesar 20,80 persen untuk kedatangan dan 44,92 persen untuk keberangkatan,” kata Yanus sembari menegaskan, Posko Terpadu Monitoring Angkutan Nataru akan ditutup pada 7 Januari 2019. (dar)