Mangupura (Bisnis Bali) – Sejak 20 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019, Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat ada pertumbuhan jumlah pergerakan penumpang dan pesawat dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan rekapitulasi, jumlah pergerakan penumpang di terminal domestik dan terminal internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sebanyak 66.528 orang. Sementara jumlah pergerakan pesawat yang melayani penerbangan mencapai 460 pesawat. “Data tersebut merupakan kalkulasi arrival (tiba) dan berangkat (departure). Tahun lalu jumlah pergerakan penumpang sebanyak 58,432 orang dan jumlah pergerakan pesawat hanya 421 pesawat. Jadi ada pertumbuhan (growth) masing-masing sebesar 13,86 persen dan 9,26 persen,” ungkap General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, Rabu (2/1).

Ia mengatakan, sesuai data harian pada 1 Januari 2019 di terminal domestik tercatat jumlah penumpang yang tiba sebanyak 12.062 orang dan berangkat sebanyak 20.649 orang. Untuk jumlah pesawat yang tiba sebanyak 130 pesawat dan berangkat sebanyak 133 pesawat. “Secara umum di terminal domestik juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Sementara di terminal internasional, Posko Terpadu Monitoring Angkutan Nataru mencatat jumlah penumpang yang tiba sebanyak 14.973 orang dan berangkat sebanyak 18.844 orang. Jumlah pesawat yang tiba sebanyak 100 pesawat dan berangkat sebanyak 97 pesawat. “Dibanding tahun lalu, penumpang yang tiba di Bali tahun ini tumbuh 33.72 persen dan berangkat tumbuh 34.81 persen. Sementara jumlah pesawat yang tiba meningkat sebesar 28.21 persen dan berangkat 15.48 persen,” kata Yanus.

Yanus mengatakan, posko ini akan beroperasi hingga 6 Januari 2019 nanti guna memberikan informasi kepada masyarakat luas, khususnya pengguna jasa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (dar)