“Networking” dan Kepercayaan Menentukan dalam Bisnis

MIRIS memang tapi ini rasanya terjadi di hampir seluruh belahan dunia. You will be benefited when you know someone that you need to grow your business. Business memang kadang kejam dalam menentukan siapa yang sukses banget, sukses aja, bahkan malang total. Kenapa semua itu bisa terjadi?

Motivator ekonomi bisnis, Gede Semadi Putra, menyampaikan alasan utamanya adalah trust (kepercayaan). Ketika orang percaya kepada anda atau bisnis anda maka mereka akan membeli atau membelanjakan uangnya kepada anda. Ketika perbankan percaya terhadap anda maka mereka akan memberikan pinjaman dana untuk mengembangkan usaha Anda.

Ketika saudara atau rekan dekat Anda percaya kepada Anda maka mereka akan memberikan uangnya baik secara sukarela maupun tidak untuk Anda gunakan dalam pengembangan usaha.

Kepercayaan menjadi barang langka di zaman yang modern ini. Hal ini diakibatkan karena banyaknya informasi yang carut – marut terutama di media sosial (mereka) yang kadang bisa membuat seseorang menjadi pahlawan yang luar biasa,  bahkan sebaliknya bisa menjadi seorang penjahat yang lebih jahat dari mak lampir. We will be judged by someone that you don’t even know who, and made enemies by them for something that we just think that it is normal.

It’s trust these days, kepercayaan bisa hilang dalam hitungan detik akibat media sosial seperti saat ini. Bicara mengenai kepercayaan dalam bisnis. Mesti diketahui bahwa dalam bisnis ketika kita tidak kenal siapa-siapa, wajib hukumnya kita membuat perkenalan baru. Bisa menjalin hubungan melalui asosiasi usaha yang memang sama, atau langsung mengadakan pertemuan dengan pemilik usaha yang jenis usahanya sama.

Dalam bisnis jalinan networking atau pertemanan yang luas sangat diperlukan, karena bisnis yang kita jalani suatu saat akan mengalami penurunan dan kita memerlukan jenis usaha lain untuk menopang bisnis utama kita sementara waktu. Saat itulah teman atau network tersebut berguna.

Selain itu makin beragam pertemanan yang kita miliki maka semakin tumbuh pula kepercayaan yang bisa diberikan oleh banyak orang kepada kita selaku pengusaha.

Sehingga ketika kita sudah bekenalan minimal kita sudah menjadi seorang teman siapa, di kemudian hari, ini akan berguna ketika kita bertemu seseorang yang mempengaruhi kehidupan usaha kita dengan mengatakan bahwa kita adalah seorang teman dari dia yang berpengaruh, atau sukses berbisnis.

Begitulah proses menjadi sukses yang diimpikan banyak orang, minimal kita menjadi seorang yang merupakan teman seseorang. Sehingga ketika kita nanti berurusan dengan orang perbankan, birokrasi atau apapun itu yang mempengaruhi perjalanan bisnis kita kepercayaan menjadi lebih mudah di dapat. (gun)