Peserta Pertemuan Tahunan IMF-WB Lirik Bali untuk Investasi

Denpasar (Bisnis Bali) – Pertemuan Tahunan IMF-WB tak hanya positif bagi peningkatan perekonomian Bali. Ajang bertaraf internasional tersebut juga telah mampu memikat sejumlah negara untuk berinvestasi di Bali.

“Di ajang IMF-WB tersebut, Kadin Bali memanfaatkan untuk ajang promosi, tidak hanya menjalin kerja sama untuk ekspor, namun juga ditawarkan sejumlah investasi kepada para delegasi IMF-WB ini,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra, Minggu (14/10).

Hasilnya, ada sejumlah delegasi peserta IMF-WB yang tertarik melakukan investasi. Namun, sementara ini mereka masih menjajaki dan menghitung peluang invetasi tersebut kemungkinan dari penjajakan tersebut baru akan terealisasi pada tahun depan.

Menurut Alit Wiraputra, jenis investasi yang menjadi ketertarikan mereka di antaranya terkait infrastruktur, energi, dan sejumlah pengembangan sektor pariwisata hotel dan resort. Secara umum investor ini tertarik karena Bali dinilai memiliki potensi dan peluang yang menjanjikan seiring dengan tingginya angka kunjungan wistawan datang ke Pulau Dewata ini.

“Kini meski terjadi pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang sebenarnya membuat nilai berinvestasi di Bali ini menjadi makin murah, namun hal itu bukan menjadi pertimbangan utama bagi mereka (investor). Sebab, mereka melirik Bali ini semata-mata potensi yang dimiliki puau dewata ini,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, kata Alit Wiraputra, tinggal kini harus dibarengi dengan regulasi atau kebijakan dari pemerintah daerah dalam rangka mendukung kepastian hukum dan perizinan investasi. Terkait itu pula, Kadin Bali menyarankan kepada calon investor asing ini agar ada kolaborasi pengusaha asing dan pengusaha lokal.

“Masuknya investasi asing maupun nasional ke Bali nantinya, kami sarankan untuk menggandeng investor lokal,” katanya. (man)