Amlapura (Bisnis Bali)- LPD Desa Pakraman Sukahet, Karangasem mencatat kepemilikan aset mencapai Rp46,8 miliar hingga Nopember 2018. Angka tersebut mengalami kenaikan Rp3,1 miliar dari kepemilikan aset akhir tahun 2017 lalu.

Kepala LPD Desa Pakraman Sukahet, I Gusti Agung Indra Gunawan, saat ditemui, Minggu (16/12) mengatakan, dilihat dari pertumbuhan aset, hingga November sudah melampaui target akhir tahun. Dalam rencana kerja 2018 jumlah aset yang ditargetkan sebanyak Rp46,3 miliar.

Hal tersebut dikatakannya, karena kepercayaan masyarakat yang kian meningkat kepada LPD, dibuktikan dengan meningkatnya dana masyarakat atau dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun. Tercatat hingga November 2018 jumlah DPK yang mampu dihimpun LPD Sukahet mencapai Rp19,5 miliar berupa tabungan dan Rp24,6 miliar berupa deposito. Sementara catatan akhir tahun 2017 jumlah DPK hanya Rp20,7 miliar berupa tabungan dan Rp20,4 miliar berupa deposito. “Menurunnya jumlah tabungan karena banyak masyarakat beralih ke deposito, dimana deposito tumbuh cukup signifikan,” ujarnya.

Sementara kerdit yang mampu disalurkan yaitu mencapai Rp37,5 miliar, naik  Rp3,3 miliar dari akhir tahun lalu yang tercatat hanya Rp34,2 miliar. Dan laba yang telah diperoleh LPD Sukahet hingga November sebesar Rp1,05 miliar. Dijelaskannya, target laba hingga akhir tahun nanti mencapai Rp1,15 miliar.

Dalam merealisasikan target tersebut, beberapa upaya dilakukan, seperti halnya promosi dan sosialisasi kepada karma (masyarakat adat). “Terutama kepada masyarakat kita yang berdomisili di luar wilayah desa pakraman, seperti di Denpasar, Gianyar dan sebagainya,” ungkap Gunawan sembari mengatakan sekitar 400 KK yang merupakan masyarakat Desa Pakraman Sukahet berada di luar wilayah desa pakraman.

Di samping menggencarkan sosialisasi, perbaikan struktur dana juga dilakukan, untuk menekan biaya bunga. Selain itu pihaknya juga menggecarkan bagian kredit dalam pencapaian target. (wid)