Tersisa Dua Hari, Pemutihan Denda PKB Lampaui Target

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemutihan atau penghapusan sanksi administrasi berupa bunga dan denda terhadap pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor yang dilaksanakan mulai 13 Agustus 2018 akan berakhir dua hari lagi (14/12). Untuk itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali, I Made Santha, S.E., M.Si. mengajak wajib pajak (WP) yang masih menunggak untuk memanfaatkan waktu yang tersisa untuk memenuhi kewajibannya.

“Selama 4 bulan mulai 13 Agustus hingga 14 Desember 2018, Pemprov Bali sudah melaksanakan kebijakan pemutihan denda dan bunga. Kesempatan ini sekarang tinggal 2 hari lagi,  jadi jangan buang-buang waktu, manfaatkan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan permasalahan tunggakan pajak Anda karena jika tidak ada kebijakan ini, masyarakat yang masih menunggak akan dikenakan denda sekitar 2 persen, lumayan tinggi itu,” tegas Santha, Selasa (11/12) di kantor Bapenda Provinsi Bali, Renon Denpasar.

Kesadaran masyarakat membayar tunggakan pajak sangat bermanfaat guna perbaikan data base Bapenda Provinsi Bali terkait jumlah kendaraan bermotor di Bali, untuk selanjutnya digunakan menghitung potensi aktif wajib pajak kendaraan bermotor di Bali.

Dikatakan, pemutihan yang dilaksanakan kali ini sudah melampaui target yang ditentukan. “Dari target 201 ribu WP yang masih menunggak, per tanggal 4 Desember sudah tercatat sekitar 260 ribu WP yang membayar pajak kendaraan. Jadi sudah melampaui target sekitar 59 ribu unit kendaraan, begitu pula nilai rupiahnya dari target Rp96 miliar, saat ini sudah berhasil dikumpulkan sekitar Rp130 miliar,” paparnya.

Menanggapi masih banyaknya kendaraan yang beroperasi di Bali menggunakan plat luar, Made Santha mengatakan, kondisi tersebut awalnya disebabkan berlakunya Perda No.8 yang mengatur batasan kendaraan berumur 10 tahun tidak boleh dimutasi ke Bali. Namun saat ini, perda tersebut sudah dicabut dan mutasi pun sudah mulai meningkat. Menurutnya, dari data yang ada, hingga saat ini sudah tercatat 5.800 unit roda empat dan 900 unit roda dua berplat luar sudah dimutasikan ke plat Bali.

Ia berharap kesadaran masyarakat yang masih menggunakan plat nomor luar Bali agar segera memutasikan plat kendaraannya. “Masyarakat Bali ataupun luar Bali yang sudah berdomisili maupun menetap di Bali, apabila masih menggunakan plat nomor kendaraan bermotor luar mari segera mutasikan,” pungkasnya. (pur)