Denpasar (Bisnis Bali) – Menginjak usia ke-10, segenap manajemen dan karyawan  Mr. Sung Laundry melaksanakan berbagai kegiatan perayaan HUT mulai dari permainan dan perlombaan untuk menguji kekompakan tim, Selasa (11/12). Sungada, pendiri Sung Laundry dan Production saat perayaan HUT Sung Laundry ke-10 di Desa Wisata Kertalangu mengatakan, dari mulai dirintis 2003, kini Mr. Sung Laundry makin tumbuh dan eksis di dalam jasa laundry.

Menurut Sungada, nama Sung Laundry berasal dari nama ‘”Sung atau Mr. Sung”.   Awal usaha diberi nama Sung Production yang melayani cetak mencetak, sablon dan lainnya yang ada di seputaran Nusa Dua. Selanjutnya usaha Mr. Sung berkembang ke jasa laundry.

Seiring dengan berjalannya waktu, Sung Laundry mulai dikenal juga oleh masyarakat lokal yang ada di Pecatu, ia tidak memungkiri jika dikatakan bahwa dirinyalah yang menjadi pioner laundry di Pecatu. “Ketika memulai usaha pun saya tidak begitu menguasai basic laundry, lantas saya bertanya ke sana sini. Kemudian saya mulai cari orderan ke hotel hotel, vila, dan perumahan yang ada di seputaran Pecatu dan Nusa Dua, dari sinilah usaha mulai berkembang,” katanya.

Sungada mengakui dengan ramainya kerjaan laundry ia pun mulai kewalahan terutama dalam mengatasi permasalahan dan persoalan manajemen, akhirnya tongkat estafet perusahaan diserahkan kepada menantu lelakinya, Komang Abdi Suryandana yang kala itu bekerja di salah satu perusahaan di Surabaya. “Saya panggil dia pulang dari Surabaya. Saya bilang kalau kamu ndak pulang laundry bapak tutup. Lantas pulanglah dia. Ketika diurus Abdi dengan istrinya usaha mulai berkembang, yang awalnya satu outlet, kemudian dua, tiga dan seterusnya,” katanya bangga.

Komang Abdi Suryandana selaku owner Mr. Sung Laundry mengatakan sampai akhir 2018 Mr. Sung Laundry telah memiliki 10 cabang. Cabang laundry ini menggunakan dua nama Top Care dan Mr. Sung. Mr Sung Laundry telah mengembangkan pasar mulai area Pecatu, Ungasan, dan Denpasar.

Tahun 2019 Mr. Sung menargetkan penambahan beberapa cabang baru di kawasan Badung Selatan dan Denpasar.

Ini menyasar pasar lokal, dry clean dan satuan.

Tahun 2019 Mr. Sung akan membentuk Mr. Sung Manajemen. Ini akan membawahi beberapa unit usaha meliputi Mr. Sung Laundry, Top Care, Sung Weld, Bali Laundry Mart, dan Sung Production. Upaya penambahan cabang dan kualitas manajemen akan membuka lapangan pekerjaan dan mengangkat derajat pekerja melalui penghasilan yang layak.

Komang Abdi Suryandana menambahkan, dengan pembentukan Sung Manajemen akan menjadikan Sung Laundry menjadi profesional laundry. “Berbagai upaya kami lakukan agar ke depannya Sung Laundry makin dikelola secara  profesional,” katanya. (kup)