LPD Dukung Pelestraian Budaya Berlandaskan Agama Hindu

LPD sebagai lembaga keuangan milik desa adat dikatakan sebagai pralaba desa yang mampu memfasilitasi kegiatan masyarakat dalam hal adat, budaya yang berlandaskan agama Hindu. Dengan ini LPD memiliki peran penting dalam upaya pelestarian adat dan budaya di Bali.

Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD PRovinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., saat ditemui belum lama ini mengungkapkan, selain 20 persen dari laba yang rutin diserahkan LPD kepada Desa adat sebagai dana pembangunan, LPD juga kerap memfasilitasi kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan-kegiatan besar seperti ngaben, nyekah, metatah dan sebagainya yang dilakukan secara massal.

“Dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, dukungan perekonomian sangat penting, sehingga LPD memiliki peran dalam hal tersebut,” ungkapnya.

Dengan adanya LPD, tak sedikit masyarakat yang diringankan akan urunan yang biasanya dilakukan untuk pelaksanaan piodalan di pura wilayah desa pakraman setempat. Bahkan menurutnya beberapa kegiatan upacara khususnya pelaksanaan piodalan di sejumlah pura yang ditanggung penuh oleh LPD.

Hal ini akan menjadi hubungan timbal balik yang sangat menguntungkan. “Dana masyarakat yang seharusnya digunakan untuk kegiatan adat, bisa disimpan di LPD, karena kegiatan adat sudah difasilitasi oleh LPD. Selanjutnya dana tersebut bisa dijadikan modal oleh LPD dalam penyaluran kredit yang hasilnya nanti kembali dinikmati masyarakat,” ungkapnya menjelaskan perputaran ekonomi yang terjadi.

Dengan demikian Cendikiawan sangat berharap dukungan masyarakat kepada LPD terus meningkat yang mampu mendorong perkembangan dan kemajuan LPD. Demikian juga agar LPD juga terus berusaha meningkatkan kualitas SDM untuk mampu bersaing di tengah kemajuan zaman terlebih lagi terhadap perkembangan teknologi saat ini. (wid)