Kamben Saput Batik Anak Saingi Songket Bordir

Denpasar (Bisnis Bali) – Kamben yang ditempel langsung dengan saput (kampuh) untuk anak-anak, saat ini tengah mengalami lonjakan permintaan. Kamben saput anak dengan motif batik yang paling tinggi permintaan, bersaing dengan yang berbahan songket bordir.

“Untuk kamben saput anak ini, saya tawarkan kepada konsumen melalui sosial media. Karena bahan bakunya tergolong mahal, jadi saya menunggu pesanan dan ternyata peminatnya banyak,” tutur Ayu Ashari, pemilik Queena Bali Kebaya di jalan Tukad Batanghari – Renon, Denpasar, Selasa (11/12).

Ia mengatakan menggunakan batik semi tulis dan songket bordir sehingga lebih awet dan bisa lebih lama dipakai. Penggunaan bahan baku yang berkualitas tersebut tentunya sangat berpengaruh terhadapĀ  harga jual.

“Harganya saya banderol Rp200 ribu – Rp275 ribu untuk yang menggunakan songket bordir yang benangnya bagus. Kalau menggunakan bahan batik semitulis harga mulai Rp250 ribu,” ungkapnya.

Kamben saput dari bahan batik tulis paling tinggi peminatnya. “Apalagi sekarang dengan adanya kebijakan menggunakan busana adat saat hari Kamis, permintaan mengalami lonjakan. Saya benar-benar bersyukur dengan adanya kebijakan tersebut,” tukasnya.

Menjelang Hari Raya Galungan ia berharap akan ada lonjakan permintaan, seperti halnya tahun-tahun sebelumnya. Karena hari raya memang identik dengan busana baru, apalagi bagi anak-anak. (pur)