Singaraja (Bisnis Bali) – Belum stabilnya perekonomian secara global, menuntut masyarakat khususnya generasi muda untuk kreatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Tetapi tak semua orang memiliki keterampilan menjadi seorang pengusaha, karena jiwa entrepreneur dapat tumbuh apabila dibarengi dengan niat serta tekad pantang menyerah.

Fenomena ini juga yang mendasari terbentuknya organisasi Wirausaha Muda Singaraja (WMS) yang kini memasuki usia ke-5. Kali ini WMS menggandeng siswa-siswi  di SMA Bali Mandara. Organisasi ini memiliki tujuan untuk membangkitkan semangat kewirausahaan pada generasi muda, membentuk karakter yang mandiri dan mampu berinovasi ditengah modernisasi.

Menurut Ketua Umum WMS, I Gusti Bagus Ngurah Dipta Negara,ST., mengatakan, ke depan pihaknya berencana merekrut generasi muda lulusan SMA/SMK Bali Mandara di perusahan yang ada di Wirausaha Muda Singaraja. Dipilihnya generasi muda karena dipandang memiliki kompetensi dalam bidang wirausaha. “SMA Bali Mandara justru yang paling antusias terhadap organisasi WMS ini jadi kita kenalkan kewirausahaan sejak dini,”jelasnya.

Pihaknya menekankan, untuk menjadi seorang wirausaha tak harus dengan modal besar melainkan bisa dilakukan siapa saja. Bahkan pihaknya juga mensuport anggota WMS dari segala lini baik permodalan hingga pasar untuk kemajuan bersama termasuk pembinaan yang bekerjasama dengan salah satu Sekolah Pariwisata dan Perhotelan di Singaraja.

Para anggota juga diarahkan untuk menjadi wirausaha yang tak hanya bermodal materi tetapi ada 4 modal utama dalam menjalankan usaha. Modal pertama intelektual. Seseorang harus cerdas dalam memilih usaha yang ingin digelutinya. Modal kedua yaitu spiritual. Seorang pengusaha harus  jujur menjalankan usahanya sehingga mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Modal selanjutnya adalah network atau jaringan sehingga memudahkan pengusaha dalam memproduksi maupun memasarkan produknya. Selain materi, ketiga modal dasar itu harus dimiliki dalam menjalankan usaha. Kami selalu tekankan kepada teman-teman agar modal dasar itu balance.

Anggota Wirausaha Muda Singaraja rata-rata anak masih SMA dan kuliah.  Bahkan beberapa anggota dari WMS ini adalah pengusaha-pengusaha sukses dengan brand ternama di kota Singaraja seperti Cok Krisna.  Dengan jumlah anggota WMS yang saat ini sudah mencapai 75 orang , diharapkan semakin berkembang dan terus meningkatkan kualitas produk lokal untuk dijadikan barang bernilai tinggi.

Seperti usaha camilan hingga berbagai kerajinan terus dikembangkan dengan kreatifitas masing – masing agar meningkatkan perekonomian masyarakat dan menambah lapangan pekerjaan. “Di Singaraja itu mindset atau pola pikir masyarakatnya masih kebanyakan menjadi seorang pegawai.  Makanya selagi masih sempat,aya dan kawan-kawan mau berusaha untuk terus mengembangkan kewirausahaan di Singaraja,” terangnya. (ira)