Singaraja (Bisnis Bali) – Kosmetik menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang tak akan pernah ada pudarnya. Karena itu dewasa ini banyak bermunculan bisnis kosmetik retail hingga online di berbagai daerah. Namun apakah sudah semua masyarakat mengetahui mana kosmetik yang aman digunakan?

Penjualan kosmetik yang tak terkontrol secara maksimal menjadikan kosmetik dengan bahan berbahaya masih beredar. Untuk menyikapi hal tersebut, tentu tak hanya peran dari dinas terkait seperti Dinas Kesehatan hingga BPOM saja. Juga masyarakat khususnya generasi muda untuk berperan aktif serta cerdas memilih hingga menggunakan kosmetik.

Pada Senin (10/12) pagi BPOM Buleleng melaksanakan gebrakan baru untuk para generasi. Kegiatan ini dilaksanakan  untuk mencerdaskan anak bangsa dalam menggunakan kosmetik yang dikemas dengan sangat menarik dan sarat makna dengan tema “Kampanye Cerdas Menggunakan Kosmetik untuk Generasi Milenial” yang dilaksanakan di Hotel Banyualit Spa n’ Resort Singaraja.

Kegiatan kali ini diikuti sekitar 700 peserta di antaranya dari SMA N 1 Singaraja dan SMAN 1 Sawan. Hadir sebagai narasumber BBPOM Denpasar, Loka POM Buleleng, Perwakilan dari TP PKK Kabupaten Buleleng, dokter spesialis kulit dan kelamin dan Jegeg Buleleng.

Ketua Loka POM Kabupaten Buleleng, Ery Bahari Hantana ketika diwawancarai Bisnis Bali mengatakan, dari hasil pengawasannya kosmetik merupakan produk yang paling banyak di cari oleh konsumen. Dari kosmetik tersebut banyak kosmetik yang tidak memiliki ijin edar. Karena itu Loka POM Kabupaten Buleleng telah mengantisipasi dengan cara mengedukasi baik pelaku usaha maupun masyarakat.

Sistem pengawasan juga dilakukan BPOM dimana ada 3 yaitu Pelaku usaha di lapisan pertama, BPOM lapisan kedua, masyarakat di lapisan ketiga. “Pelaku usaha akan kita awasi, bina agar mendistribusikan produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepada masyarakat kita bina supaya mereka cerdas memilih produk,” ungkapnya. (ira)