I Made Kasta, Harus Tepat Waktu

WAKIL Bupati Klungkung I Made Kasta bersama tim monev (monitoring dan evaluasi), melaksanakan monitoring proyek pembangunan infrastruktur di Klungkung daratan, baru-baru ini. Monev kali ini menyasar tiga kecamatan, yakni Dawan, Klungkung dan Banjarangkan. Wabup Kasta menyampaikan kegiatan ini untuk mengetahui proses pengerjaan proyek tersebut agar bisa diselesaikan tepat waktu sesuai prosedur yang berlaku.

Mengawali monitoring, Wabup Kasta dan tim meninjau proyek pembangunan pasar tradisional desa Gunaska. Berdasarkan hasil pengecekan pada proyek dengan nilai kontrak Rp 808,8 juta ini, masih ditemukan kendala seperti belum terpasangnya saluran air PDAM. “Air PDAM disini belum mengalir. Saya sudah langsung tugaskan petugas PDAM agar segera memasang pipa airnya,” ujar Wabup Kasta.

Selanjutnya, pada proyek perbaikan dua meru pelinggih utama di Pura Watu Klotok dengan nilai kontrak Rp888 juta juga ditemukan kendala dimana pengerjaannya mengalami keterlambatan yang semestinya selesai pada 21 November 2018.  “Keterlambatan proses pengerjaan tersebut disebabkan karena adanya piodalan serta masyarakat yang melaksanakan proses melasti,” sebutnya

Proyek infrastruktur lainnya yang sedang dikerjakan, antara lain proyek pembangunan Gedung Logistik Farmasi dan Garase RSUD Klungkung dengan nilai kontrak Rp1,2 miliar, proyek padmasana di RSUD Klungkung dengan nilai Rp706,9 juta, proyek pemeliharaan berkala jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Bakas dan Desa Nyalian dengan nilai kontrak Rp3,2 miliar dan proyek peningkatan bangunan jaringan irigasi togoh Desa Bungbungan Banjarangkan dengan nilai kontrak Rp720 juta.

Wabup Kasta berharap proyek-proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. “Proyek-proyek ini harus dikerjakan tidak asal-asalan, dan yang terpenting harus selesai tepat waktu,” tegasnya. (dar)