Pasung, Jajan Bali Khas Desa Gitgit

DESA Gitgit tak hanya memiliki keindahan wisata air terjun yang sudah terkenal hingga mancanegara, namun juga memikiki warisan kuliner yang menjadi ciri khas Desa ini. Desa yang berada di Kecamatan Sukasada Buleleng ini memiliki masakan tradisional yakni kue pasung.

Kue pasung juga populer dan bisa dijumpai di beberapa daerah di Bali, hanya yang membedakan penamaan dan kemasannya. Khusus untuk kue pasung di daerah ini dikemas cantik berbentuk kerucut (kojong-red) dengan janur (daun kelapa yang masih muda) atau bisa juga dengan daun pisang. “Permintaan cenderung bungkusnya pakai daun pisang karena rasanya lebih gurih,”dijelaskan Ni Luh Adriani salah seorang penjual jajan khas Bali dari Desa Gigit Kecamatan Sukasada Buleleng.

Terlepas dari perbedaan nama yang ada, jaja pasung ini dibuat dengan bahan berupa gula merah, kelapa dan tepung beras. Untuk menambah gurih dari rasa kue pasung ini ia menambahkan santan secukupnya. Kue pasung ini hanya perlu dikukus, kematangan kue ini adalah ketika teksturnya terlihat mengeras. Karena terbuat dari gula yang kemudian dicampur dengan santan, tidak heran kalau jajanan ini memiliki perpaduan rasa gurih dan manis.

Memasuki hari raya tidak sedikit masyarakat yang mencari kue ini. Disamping harganya yang relatif murah hanya Rp 1000 per biji, rasanya juga gurih dan enak. Bahkan permintaan memasuki hari raya meningkat hingga 40 persen. (ira)