Bisnis Perlengkapan Upacara mulai Menggeliat Sambut Galungan

Tabanan (Bisnis Bali) – Sektor usaha kearifan lokal begitu beragam. Jelang Galungan ini misalnya, berbagai kebutuhan dan perlengkapan upakara seperti sampian penjor, wastra pelinggih, tedung, dan lainnya sudah mulai disiapkan. Ini peluang menjanjikan bagi masyarakat Bali khususnya yang memproduksi berbagai produk tersebut.

Dalah seorang penjual berbagai perlengkapan upakara, Putu Eka Sastrawan, Senin (3/12) menyampaikan bisnis perlengkapan upacara Hindu jelang Galungan mulai menggeliat. Tak sedikit konsumen me,beli lebih awal untuk mendapatkan pilihan yang lebih kkmplit, dan harga terjangkau. Misal untuk hiasan penjor mulai dari janur, lampion, gelungan, sampian penjor, maupun berbagai wastra pelinggih, tedung, dan lainnya biasanya sedikit lebih murah dibandingkan dekat-dekat hari H.

Kisaran harga sampian penjor mulai Rp 35.000 – Rp 75.000 per pcs sesuai ukurannya. Sedangkan berbagai jenis janur dan lampion sudah bisa diperoleh mulai Rp 25.000 – di atas Rp 100.000 per pcs. Demikian berbagai jenis wastra pelinggih, kisarannyz bervariasi sesuai desain dan motifnya.

Ditanya produksi berbagai perlengkapan upacara tersebut katanya viur buatan UKM Bali. Cuma memang bahan baku seperti laun lontar ada yang didatangkan dari luar Bali. Hal itu disebabkan bahan baku lokal terbatas, dan ini mempengaruhi harga jualnya.  Dia optimis jelang Galungan nanti volume belanja akan membludak, sehingga mulai sekarang sudah meningkatkan stok barang.

Hal senada disampaikan Wayan Dharma di salah satu pasar tradisional di kawasan Jalan Bantas, Tabanan. Tambahnya momen jelang Galungan biasanya belanja konsumen cukup ramai. Dengan menyediakan produk berkualitas dia optimis mampu meningkatkan harga jual. Tentang persaingan baginya wajar apalagi sesama Bali. Bahkan menurutnya sinergi yang baik diharapkan bisa terjadi pemerataan dalam usaha bersipat musiman ini. (gun)