RAPAT - Rangkaian rapat persiapan "sales mission" ke Cina.

Denpasar (Bisnis Bali) –¬†Pembenahan tata niaga akibat kekisruhan yang terjadi di pasar Cina ditindaklanjuti dengan promosi ke pasar Cina. Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Jumat (30/11) mengatakan, promosi ke Cina ini untuk menjelaskan kondisi pariwisata¬† Bali langsung kepada pelaku pasar Cina.

Ia mengungkapkan, selama ini wisatawan Cina memang lebih banyak ditawarkan wisata belanja (shopping). Dengan penataan pasar Cina, pemerintah dan stakeholder pariwisata ingin menjelaskan langsung ke pelaku pasar Cina bahwa pariwisata Bali tidak hanya menawarkan paket wisata belanja.

Ia menjelaskan, wisatawan Cina ke Bali tentu ingin melihat keindahan alam dan budaya Bali. “Melalui promosi ke Cina, pemerintah dan pelaku pariwisata Bali ingin menjelaskan keindahan alam dan budaya Bali,” katanya.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, IB. Agung Partha Adnyana mengatakan, stakeholder pariwisata Bali di bawah payung Bali Tourism Board (BTB) dan Pemprov Bali akan melakukan sales mission ke Shanghai dan Beijing, Tiongkok. Dalam sales mission tersebut, rombongan stakeholder pariwisata Bali akan dipimpin Wakil Gubernur Bali untuk memberikan informasi yang benar tentang situasi dan kondisi kepariwisataan Bali di pasar Cina.

Dipaparkannya, rombongan dijadwalkan melakukan sales mission di Kota Shanghai. Selanjutnya rombongan akan kembali melakukan sales mission di Kota Beijing.

Kegiatan sales mission ke Cina melibatkan seluruh komponen mulai pemerintah, travel agent, penerbangan, hotel, restoran dan lainnya. “Rombongan promosi dari di Bali direncanakan akan bertemu 70 hole seller yang ada di Cina,” kata pria yang akrab disapa Gus Agung ini.

General Manager Garuda Indonesia for Bali, Joseph Andrian Saul, mengatakan Garuda Indonesia men-support kegiatan sales mission ke Cina. Garuda membutuhkan penumpang dari Cina dan pariwisata Bali membutuhkan kunjungan wisatawan dari Cina.

Joseph menambahkan, promosi ke Cina Desember dinilai tepat karena bertepatan masa low season kunjungan wisatawan ke Bali. Melalui sales mission, wisatawan Cina bisa lebih nyaman dan lebih banyak berlibur ke Bali. (kup)