Peluang Bisnis Busana Adat Menjanjikan

Tabanan (Bisnis Bali) – Potensi usaha kecil menengah (UKM) Bali makin beragam. Salah satunya bisnis busana adat Bali yang makin berkembang seiring maraknya acara adat dan agama yang berimbas pada bisnis lokal tersebut.

Produsen busana adat Bali, Agus Setiawan, Kamis (29/11) menyampaikan prospek pasar busana adat Bali kini tak bersifat musiman. Misal jelang hari raya Galungan, dan lainnya. Namun kini hampir setiap hari masyarakat Bali (baca Hindu) maupun agama lain tak kalah banyak mencari busana adat. Sudah tentu bagi umat Hindu untuk sembahyang, sedangkan umat lain untuk menghadiri undangan, dan acara lainnya.

Prospeknya bisnis busana adat merupakan peluang dan tantangan bagi produsen. Dalam menciptakan rancang desain busana adat yang mencerminkan budaya Bali tentu mengedepankan unsur etika, dan kesopanan selain estetika agar nyaman dan menarik digunakan. Misal busana safari untuk pria kini tak lagi monoton menggunakan kain katun polos, tapi berkat inovasi kini banyak yang dikombinasi dengan unsur endri, dan songket. Demikian kebaya cukup beragam desain dan motifnya baik untuk jenis kebaya brokat maupun bordiran.

Dia berharap dengan produk baru jelang Galungan yang akan datang penjualan meningkat. Sebab busana adat Bali pada dasarnya terjangkau karena memang memanfaatkan potensi lokal. Misal busana safari sudah bisa diperoleh mulai Rp 150.000 – Rp 300.000 per pcs. Sedangkan kain bawahan endek mulai Rp 180.000 – di atas Rp250.000. Untuk kebaya bervariasi mulai Rp 250.000 – Rp 500.000 per pcs.

Pebutik kebaya, Siska menyampaikan busana adat Bali memang jadi keharusan. Inilah kenapa bisnis kearifan lokal ini bermasa depan. Peluang ini mesti digarap optimal orang Bali dengan begitu dapat meningkatkan perekonomian. Kebaya sebagai salah satu busana wajib wanita keberadaannya memang terus berkembang. Kehadiran desain dan motif baru akan memberi pilihan bagi konsumen. Sudah tentu untuk meningkatkan penjualan harga jual harus kompetitif murah tapi berkualitas. ” Tak terkecuali kebaya di butik, siapa bilang selalu mahal. Kebaya relatif murah pun tersedia, karena memang berorientasi kebutuhan pasar,” imbuh desainer Million Moda ini. (gun)