Nikmati Makan Sate dengan Bumbu Plecing

Denpasar (Bisnis Bali) – Selama ini kita mengenal berbagai varian atau jenis sate yang menawarkan rasa berbeda, di sesuaikan dengan cara pengolahan dan bumbu yang digunakan. Bahkan tak jarang di daerah tertentu juga punya menu khusus yang menjadi ciri daerah tersebut, seperti sate padang dan di Bali khususnya di Kabupaten Buleleng juga ada sate khas yakni sate plecing.

Biasanya kita mengenal bumbu plecing yang dipadankan dengan sayuran, namun untuk menu yang kali ini digunakan untuk pelengkap sate, soal rasa sudah pasti enak dan pas. Daging yang digunakan biasanya daging babi yang bagiannya juga mengandung sedikit lemak. Selain babi juga bisa digunakan daging ayam atau sapi, hanya rasanya pasti akan berbeda.

Di Denpasar juga banyak rumah makan yang menawarkan hidangan sate plecing khas singaraja ini, baik dijual secara khusus atau sebagai tambahan pada nasi campur. Biasanya kalau rumah makan yang menyediakn sate plecing secara khusus juga ada menu pendamping lainnya seperti soto babi dan siobak.

“Rasanya berbeda, karena bumbunya seperti bumbu plecing, yang di dominasi rasa pedas manis, ditambah dengan soto babi pas sekali untuk mengisi perut saat waktu makan tiba,” ungkap Leeyuan salah seorang pengunjung rumah makan sate plecing di Denpasar.

Rumah makan yang selalu ramai pengunjung ini menyediakan sate dengan pilihan daging ayam dan babi serta soto babinya. Satu porsi untuk sate plecing ayam di jual Rp20 ribu sedangkan untuk sate babi dijual Rp25 ribu.

Salah seorang pengunjung lainnya Dewi Lestari mengatakan setiap minggu pasti. enyempatkan diri untuk menikmati hidangan sate plecing ini dari 2 sampai 3 kali. “Pastinya kalau ga sama suami ya sama teman teman di tempat kerja. Rasanya enak, meskipun kadang harus berdiri dulu menunggu giliran tempat, tapi ga masalah lah, yang penting puas kita makannya,” ujarnya.

Sementara pedagang nasi campur singaraja di bilangan jalan Gatot Subroto juga mengatakan tetap membuat sate plecing untuk tambahan menu nasi campurnya. “Kalau ga buat kayak ada yang kurang, pelanggan juga suka sate plecing ini karena rasanya yang pedas manis,” terang Bu Aryani pemilik rumah makan tersebut. (ita)