Merawat Perak agar Nilainya tak Turun

PERHIASAN perak perlu dirawat dengan baik agar nilai jualnya tak turun. Kata pemilik Gunungsari Silver, Agung Swastika, baru – baru ini, perhiasan perak sesungguhnya tak kalah menjadi primadona di pasaran. Selain warna silvernya yang khas, desain dan motif perak Bali yang unik juga jadi daya tarik. Ini peluang bagi produsen meningkatkan inovasi. Dengan berinovasi diharapkan minat beli pasar jadi meningkat.

Menurutnya, indikator penting menjaga kualitas perak Bali yakni memanfaatkan material bermutu. Kadar perak bermutu yakni, 925 karat, sehingga tak mudah kusam. Harga perak bagi masyarakat juga terjangkau. Dengan Rp150 ribu konsumen sudah bisa mendapatkan se pcs cincin perak cantik. Dia optimis dengan promosi yang baik penjualan dapat ditingkatkan. Bagi investor atau kolektor, peraknya barang investasi yang bisa dijual kembali.

Tergantung sekarang kemampuan merawatnya. Jika perawatan bagus dan kondisi tetap bagus karena mengandung unsur seni tak menutup nilai purnajualnya laku tinggi. Lebih – lebih untuk permatanya pilihan baik berlian maupun batu akik yang dipercaya bertuah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat perak yakni, pasta gigi. Beberapa orang telah menguji efektivitas pasta gigi biasa untuk membersihkan perak. Gunakan secukupnya, lalu bilas dengan air hangat. Pastikan menggunakan pasta gigi dengan komposisi bahan-bahan yang lembut. Pasta gigi yang mengandung zat pemutih bersifat terlalu keras untuk perak. Bubuk soda kue. Campur sedikit bubuk soda kue dan air secukupnya hingga  memperoleh krim yang kental. Oleskan campuran ini pada perak, lalu bilas dengan air hangat.

Garam. Campuran bubuk soda kue, air, dan garam bisa dipakai untuk membuat larutan pembasuh peralatan perak. Rendam perkakas perak di dalam larutan tersebut untuk mendapatkan hasil peralatan perak yang cemerlang. Dengan campuran ini, perkakas perak cukup direndam dan tidak perlu digosok sehingga cocok sebagai cara membersihkan cincin perak atau perhiasan-perhiasan kecil yang rumit. Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan yakni menyimpan perkakas berbahan perak dalam jangka panjang justru membuatnya cepat pudar sering-seringlah memakainya.

Pebisnis perak, Arifin menambahkan bahan baku perak juga baik untuk campuran emas imitasi. Perak sendiri cukup awet jika materialnya diperoleh dari Antam Jakarta. Kini masih banyak produsen menggunakan material lokal sehingga daya saingnya rendah. Perlu sinergi antarprodusen untuk meningkatkan kualitas perak Bali, agar mampu bersaing di pasar dunia. (gun)