Jaga Kualitas, Kunci Sukses Bisnis Material Bangunan

Tabanan (Bisnis Bali) – Menjaga kualitas material bangunan kunci sukses dalam bisnis ini. Demikian diungkapkan pebisnis material bangunan, Eka Wijaya, Selasa (20/11). Dikatakan, bisnis material bangunan saat ini cukup bersaing. Ini menuntut konsumen selektif memilih. Terutama jenis material yang riskan penipuan seperti besi, kayu, semen, dan lainnya.

Penipuan dalam hal ini konsumen kadang tak tahu kalau soal ukuran panjang besi, diameter, dan lainnya bisa tak sesuai dengan ukuran aslinya. Misal diameter besi 0,5 kenyataannya hanya 0,3 atau besi panjang 12 kenyataannya hanya 11,5 m dan sebagainya. Demikian juga standar kualitas material. Biasanya pihak terkait melakukan pemeriksaan dengan cara ini positif bagi konsumen agar terhindar dari penipuan.

Menurutnya, bisnis material bangunan masih prospektif, karena kini banyak proyek perumahan dan pembangunan yang dilakukan perorangan sehingga memerlukan material dalam jumlah banyak. Ini menguntungkan karena penjualan dalam jumlah besar biasanya potensi keuntungan juga makin besar. Dia optimis dengan menjaga kualitas material kepercayaan langganan bisa dijaga.

Pebisnis material bangunan Made Sudarma menyampaikan saat ini harga material bangunan cukup mahal. Misal pasir untuk satu cary sekitar 1,2  m2 Rp 325.000, bambu Rp 9000 per batang, kayu 3×5 cm panjang 4 meter Rp 45.000, batako Rp2. 800, dan lainnya harganya bervariasi.

Dia setuju untuk menghilangkan kekhawatiran konsumen, pebisnis material harus komitmen menjaga kualitas. Dengan cara itu citra bisnis material akan positif seiring meningkatnya penjualan.

Tentang persaingan katanya bisnis material bangunan memiliki dampak luas terhadap sektor lainnya. Jika ketersediaan material terganggu maka proyek juga tak jalan. Tenaga kerja pun akan menganggur sehingga akan menyebabkan kerugian banyak pihak. (gun)