RAPAT - Hasil rapat, dengan pembenahan tata niaga, stakeholder pariwisata Bali berkomitmen meningkatkan keselamatan (safety) dan kenyamanan wisatawan Cina.

Denpasar (Bisnis Bali) – Awal Desember 2018 ini stakeholder pariwisata Bali di bawah payung Bali Tourism Board (BTB) dan Pemerintah Provinsi Bali akan melakukan Sales Mission ke Shanghai dan Beijing , Tiongkok.  Dalam kegiatan tersebut, rombongan akan dipimpin Wakil Gubernur Bali untuk memberikan informasi yang benar tentang situasi dan kondisi kepariwisataan Bali di Pasar Cina.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali/BTB, IB. Agung Partha Adnyana mengatakan, Bali sedang gencar-gencarnya memperbaiki kualitas pelayanan terhadap wisatawan Tiongkok/Cina agar Bali bisa bersaing dengan kompetitor (destinasi lain) yang sama-sama ingin merebut pasar wisatawan Tiongkok.

Komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah Tiongkok melaui Konjen Tiongkok/Cina yang bertugas di Bali terus ditingkatkan. Peningkatan kualitas pelayanan dilakukan, antara lain,  dengan memperbaiki  tata niaga dan menghapus praktik zero dollar fee atau zero tour fee dan menambah jumlah pramuwisata berbahasa Mandarin yang memiliki kompetensi dan memahami kebudayaan Bali.

Sejauh ini disinyalir ada  60 persen wisatawan Tiongkok yg berkunjung ke Bali membeli paket zero tour fee. Mereka membayar paket wisata sangat murah karena paket wisata tersebut disubsidi oleh pihak lain dan dalam praktiknya banyak melanggar hukum.

Agung Partha menyampaikan, dalam praktik tersebut juga tidak mengindahkan keselamatan ( safety ) wisatawan Tiongkok. Stakeholder BTB (GIPI Bali) sudah mengantisipasi akan terjadi penurunan jumlah kunjungan wisatawan Cina menyusul dilakukannya penertiban terhadap toko-toko souvenir yang menjual produk buatan Tiongkok yang melanggar hukum. Penurunan jumlah kunjungan ini diperkirakan akan berlangsung 3-6 bulan kedepan.

Stakeholder pariwisata Bali berkomitmen meningkatkan keselamatan (safety) melalui perbaikan tata niaga pasar Cina. Kenyamanan wisatawan Cina yang berlibur ke Bali dapat terus ditingkatkan. (kup)