Denpasar (Bisnis Bali) – Bali sejatinya memiliki khasanah kuliner yang beragam dan diwariskan secara turun-temurun. Jenis kuliner tersebut ada yang masih bertahan hingga saat ini sebagai makanan tradisional tempo dulu. Namun tak sedikit pula yang nyaris hilang digerus kemajuan zaman dengan merebaknya makanan kekinian. Salah satunya adalah kuliner berbahan dasar keong sawah, atau di Bali disebut kakul.

Pemilik Pondok Sate Mang Kakul di Jalan Wibisana 47 Denpasar, Komang Sugiantara Putra mengungkapkan, saat ini keberadaan kakul makin langka karena lahan persawahan di Bali dan Denpasar kian berkurang. Namun, ia bertekad ingin melestarikan kuliner tradisional ini.

“Nyaris tidak ada yang menjual kuliner kakul di zaman milenial ini. Maka saya ambil peluang tersebut. Saya mengolah kakul menjadi berbagai menu, seperti sate, tum dan sop, dengan sentuhan kreasi dan inovasi,” kata Sugiantara.

Bahan baku kakul didapat dari petani di daerah Penatih Denpasar, Tabanan dan Gianyar. Dibutuhkan sebanyak 5 kilogram kakul setiap hari. Tetapi ketika mengikuti even, seperti Denpasar Festival bisa menghabiskan kakul sebanyak 60 kilogram per hari.

Selain menjual menu olahan kakul secara terpisah, Sugiantara mulai mengembangkan strategi penjualan dengan menawarkan menu paket, yang dinamakan Paket Kakul. Tujuannya agar konsumen bisa menikmati semua jenis olahan kakul dalam sekali makan dengan harga terjangkau.

“Paket Kakul terdiri dari nasi, sate kakul bumbu serapah, tum kakul, kakul goreng bumbu genep dan kakul kuah, hanya seharga Rp15 ribu termasuk es teh gratis. Semuanya dibuat secara fresh. Paket ini hanya saya tawarkan hingga akhir November,” ungkapnya, sembari menyebut dalam sehari terjual hingga 50 paket.

Respon masyarakat cukup baik terhadap kuliner langka ini. Di kalangan konsumen, kakul dipercaya memiliki kandungan protein dan kalsium yang tinggi, rendah kolesterol serta mengandung vitamin A, E, niacin dan folat. Kakul juga dianggap bisa sebagai obat asma. Inilah yang membuat banyak orang merasa kangen dengan makanan tempo dulu ini. “Rasanya super mantap dan recomended,” sebut Novi Ananda dan Gung Deddy, yang ditemui ketika menikmati Paket Kakul.  (dar)