Perawatan Rutin Kendaraan, Tekan Biaya Pengeluaran di Musim Penghujan

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat diimbau untuk rutin melakukan pengecekan dan perawatan rutin dari kendaraan yang dimiliki. Secara hitungan ekonomi perawatan yang rutin bisa lebih hemat dan menekan biaya pengeluran tinggi di musim penghujan saat ini.

“Tekan biaya pengeluaran karena perawatan yang baik dan rutin akan membuat pembayaran lebih murah, karena tidak ada yang rusak,” kata pengelola bengkel mobil di kawasan Imam Bonjol, Yudiartha.

Di saat musim penghujan saat ini misalnya, pemilik kendaraan harus waspada menjaga kondisi mobil yang sehat dan aman. Perawatan dan menjaga performa mobil saat musim hujan lebih penting daripada ketika sudah rusak baru mengganti suku cadang mengingta harga yang tidak murah.

“Bila kendaraan dirawat dipastikan tidak sampai suku cadang rusak ketika terkena air hujan. Biaya perawatan dengan mengganti suku cadang sudah dipastikan lebih murah perawatan,” tegasnya.

Saat musim penghujan yang perlu diperhatikan adalah kondisi wiper mobil. Bila karet wiper kaku sebaiknya diganti. Sebab, saat musim kemarau umumnya karet wiper mudah menjadi kaku karena kena panas matahari.

Akibatnya, sapuan di kaca menjadi tidak sempurna dan justru mengganggu pandangan. Sistem pendingin(AC) juga perlu dicek apakah bekerja normal. Jangan sampai tidak berkerja akan mengganggu pandangan akibat kaca berembun.

Selanjutnya perlu memperhatikan kondisi ban dengan memastikan kembang ban masih baik.Tekanan angin, jangan melebihi atau kurang standar yang dianjurkan bisa membuat daya cengkeram berkurang. Lampu juga perlu mendapatkan perhaian jangan sampai di tengah hujan lebat tidak berfungsi baik. Rem kendaraan juga harus sering dicek, khususnya dalam suasana jalan yang licin.

“Tak kalah penting memeriksa aki dan oli kendaraan. Bila perlu melngkapi mobil dengan cairan pelindung untuk keamanan mesin dari air hujan,” ucapnya.

Pengelola bengkel dan salon mobil di Renon, Mang Wira mengatakan, dari sisi bengkel kendaraan, pihaknya tidak hanya terfokus pada besaran tarif. Besaran tarif hanya sebatas pembayaran jasa, dan sampai saat ini tarif servis dan suku cadang masih normal. Minat masyarakat ke bengkel juga mengalami peningkatan.

Hal sama dikatakan pengelola bengkel roda dua, Fajar, minat masyarakat ke bengkel mulai meningkat saat musim hujan. Melakukan servis rutin selain kondisi cuaca juga penting agar umur kendaraan panjang dan selalu dalam  keadaan siap pakai.

“Umumnya dalam pengecekan motor mulai ganti oli, cek saringan oli, pembersihan saringan udara, pembersihan busi, saluran bahan bakar, rantai, dan masih banyak lainnya hingga tekanan ban,” katanya. Intinya kewaspadaan dari performa kendaraan sangat diperlukan saat musim penghujan saat ini. (dik)