Aktivitas di salah satu pasar di Kota Denpasar.

Denpasar (Bisnis Bali) – PD Pasar Kota Denpasar mencatat pencapaian hingga Oktober 2018 sebesar Rp27,8 triliun. Pencapaian tersebut melebihi target bulan Oktober dari yang direncanakan yaitu Rp27,2 miliar.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, saat ditemui di ruangannya, Kamis (15/11) kemarin, mengatakan, pencapaian hingga akhir tahun nanti ditargetkan sebesarĀ  Rp32,6 miliar. “Hingga Oktober ini pencapaian kami sudah melebih target sekitar Rp500 juta,” ujarnya.

Pencapain tertinggi PD Pasar Kota Denpasar diperoleh dari Pasar Kreneng yang dengan pendapatan Rp4,3 miliar, selanjutnya diurutan kedua Pasar Kumbasari pagi dengan pendapatan mencapai Rp3,8 miliar dan urutan ketiga Pasar Badung yang saat ini masih di tempat relokasi Eks Tiara Grosir dengan pendapatan mencapai Rp2,8 miliar. sementara Pasar Anyar Sari menduduki urutan ke empat dengan pendapatan mencapai Rp2,6 miliar.

Pria yang akrab disapa gus Kowi ini mengatakan, selama ini pendapatan PD Pasar diperoleh dari biaya sewa tempat pedagang, biaya operasional pedagang (BOP) serta pemanfaatan lahan parkir. Di PD Pasar Kota Denpasar sendiri saat ini ada 12 pasar yang menjadi naungannya.

Beberapa potensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan PD Pasar dikatakannya, seperti penyediaan lokasi pedagang bermobil, yang untuk sementara waktu bisa diarahkan nantinya ke Eks tiara Grosir, setelah pedagang Pasar Badung kembali menempatkan gedung baru. Demikian juga penataan pedagang pelataran yang bisa disiapkan tempat termasuk pula revitalisasi pasar dalam jangka waktu kedepan. Disamping itu pengembangan binaan usaha yang dimiliki PD Pasar juga memberikan potensi kedepannya untuk meningkatkan pendapatan. (wid)