Mobil Rendah Emisi Gas Buang jadi Perhatian Konsumen

Denpasar (Bisnis Bali) – Konsep otomotif yang ramah lingkungan dan hemat bahan bakar menjadi perhatian konsumen dalam memilih kendaraan pada 2018 ini. Keadaan ini tidak terlepas penyesuaian harga BBM sesuai harga minyak dunia.

“Sepanjang 2018 masyarakat banyak yang suka produk mobil baru lebih mengarah ke hemat bahan bakar atau rendah emisi gas buang, selain tentunya penggunaan teknologi terbaru, dan kenyamanan di jalan,” kata marketing salah satu diler Toyotadi Sanur, Jaya Kurniawan.

Keinginan masyarakat terhadap produk mobil keluaran baru yang hemat BBM dan ramah lingkungan, sebenarnya sudah diterapkan pabrikan. Itu seiring adanya produksi LCGC di penjualan mobil beberapa tahun lalu. Alhasil setiap tahun pasti produsen mengeluarkan produk terbaru yang disesuaikan kondisi pasar dan teknologi terbaru. Tak terkecuali, produksi mobil berkonsep ramah lingkungan yang diimplimentasikan rendahnya emisi gas buang.

“Mobil yang ramah lingkungan menjadi tujuan utama pengembangan mobil saat ini,” ujarnya.

Mobil yang ramah lingkungan, sudah diterapkan perusahaan beberapa tahun lalu dan akan terus ditingkatan di tahun-tahun mendatang. Harapannya, konsumen dapat memiliki kendaraan yang berkualitas, termasuk purna jualnya. Secara keseluruhan, imbuhnya, market share di Bali kian tumbuh hingga 80 persen. Pasar potensial masih Denpasar dan Badung yang mencapai 60 persen.

Hal serupa dikatakan supervisor marketing auto 2000 Budianto. Kata dia, pada 2018 produsen telah menghitung dan memikirkan jenis mobil apa yang akan eksis. Alhasil pada produk yang ditawarkan akan mengikuti kebutuhan, tren pasar dan teknologi. (dik)