Kuota Terpenuhi, Bank Tutup Penyaluran KUR

Tabanan (Bisnis Bali) – Kalangan perbankan di Kabupaten Tabanan telah menutup kredit program pemerintah dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Itu dilakukan setelah memenuhi kuota yang dialokasikan.

“Kuota KUR untuk BRI Tabanan sudah tutup, karena kuota baik untuk skala nasional maupun di Tabanan sudah terpenuhi semua,” tutur Kepala Bank BRI Cabang Tabanan, Anditya Mahendra Krishna, di Tabanan, Rabu (14/11).

Penghentian penerimaan pengajuan untuk kredit murah program pemerintah bersuku bunga 7 persen ini sudah dilakukan sejak 6 November 2018. Tahun ini kuota KUR untuk BRI secara nasional mencapai Rp 68 triliun, sedangkan untuk alokasi KUR BRI di Kabupaten Tabanan mencapai Rp 466 miliar.

KUR ini memang dialokasikan untuk memenuhi pengajuan debitur dari awal tahun hingga Desember, namun realisasinya ternyata di November sudah habis. Meski ditutup lebih awal, ia pastikan semua pengajuan KUR atau debitur KUR yang masuk ke BRI Tabanan sudah menerima alokasi, alias tak ada calon nasabah KUR yang tercecer untuk mendapatkan kredit penguatan modal dari pemerintah.

Sementara itu, terkait pencapaian target bisnis di luar kredit program, paparnya baik disimpanan maupun pinjaman di BRI Cabang Tabanan semua tercapai sesuai target. Penyumbang terbesarnya untuk sektor pinjaman adalah kredit mikro yang juga dibarengi dengan terkendalinya NPL.

“Khusus untuk NPL, kami selalu berupaya dengan rutin melakukan monitoring dan pembinaan terhadap kredit yang disalurkan selama ini,” tegasnya. (man)