Semarapura (Bisnis Bali) – Hujan lebat yang mengguyur Klungkung selama sehari mengakibatkan terjadinya tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah tempat. Seperti terjadi di Jalan Raya Takmung, tepatnya di sebelah timur jembatan Goa Jepang, Dusun Uma Salakan, Desa Takmung Kecamatan Banjarangkan. Beberapa pohon besar yang berada di atas tebing setinggi 15 meter tumbang menutupi jalan sehingga mengakibatkan kemacetan.

Salah seorang saksi mata kejadian tersebut, I Putu Kejot Arjawa mengatakan, sekitar pukul 18.30 Wita saat hujan lebat, dirinya tengah melintas dari arah Klungkung menuju Banjarangkan menggunakan mobil, tiba tiba dihadapannya tumbang sejumlah pohon besar melintang ke tengah jalan. Pohon-pohon itu tumbang diikuti longsoran tanah lumpur dan beberapa tiang listrik roboh ke jalan.

Akibatnya, terjadi kemacetan parah pada ruas jalan raya Takmung. “Beruntung saat kejadian belum ada kendaraan yang melintas sehingga tidak ada korban pada peristiwa ini,” ujar Kejot. Setelah kejadian itu dirinya mengaku langsung menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung supaya dilakukan pembersihan badan jalan sehingga kendaraan dapat melintas kembali.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta langsung turun ke lapangan untuk meninjau proses pembersihan batang pohon dan longsoran tanah yang masih menutupi sebagian ruas jalan. Puluhan petugas yang terdiri dari anggota BPBD, TNI, Polri, DLHK dan Dishub bahu-membahu melakukan pembersihan dahan pohon dan lumpur yang menutupi jalan.

Didampingi Kepala BPBD Putu Widiada dan Kepala Disbudpora Nyoman Mudarta, Bupati Suwirta juga mengamati sejumlah titik tebing yang dianggap berpotensi terjadi longsor, termasuk kawasan objek Wisata Goa Jepang yang berada tidak jauh dari lokasi longsor.

Bupati Suwirta mengatakan saat melaksanakan bedah desa di Desa Banjarangkan beberapa waktu lalu, dirinya telah memerintahkan Dinas PU Pera untuk membuat perencanaan dalam mengantisipasi musibah longsor yang mungkin terjadi di sepanjang tebing di kecamatan Banjarangkan. “Saya harap perencanaan yang saya perintahkan terkait penguatan tebing ini bisa secepatnya terealisasi. Saya juga sampaikan terima kasih kepada semua pihak baik BPBD, TNI/Polri dan semua pihak yang telah sigap membersihkan jalan yang tertimbun longsor. Mari kita semua waspada memasuki musim hujan ini,” ujar Bupati Suwirta.

Sementara itu Kepala BPBD Putu Widiada mengatakan, pembersihan telah dilakukan sejak laporan dari masyarakat diterima. Kini kendaraan sudah dapat melintas kembali di ruas jalan tersebut. (dar)