dok

Gianyar (Bisnis Bali) – LPD Desa Pakraman Tebongkang yang berada di kabupaten Gianyar mencatat kepemilikan asset hingga Oktober 2018 mencapai Rp54 miliar. Jumlah tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat hanya Rp46 miliar.

Kepala LPD Desa Pakraman Tebongkang, I Wayan Karma, saat ditemui, Jumat (9/11) mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap LPD kian meningkat. Hal itu bisa dilihat dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mampu dihimpun LPD.

“Meningkatnya DPK menunjukan antusias masyarakat untuk menyimpan dananya di LPD tinggi. Dan itu merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk kami (LPD),” ujarnya.

Hingga Oktober 2018 tercatat DPK yang dihimpun yaitu mencapai Rp16,8 miliar berupa tabungan dan Rp28,9 miliar berupa deposito. Sementara akhir desember 2017 DPK yang mampu dihimpun hanya Rp15,4 miliar berupa tabungan dan Rp23 miliar berupa deposito.  Demikian pula penyaluran kredit mengalami peningkatan, dari Rp33,4 miliar pada tahun 2017 menjadi Rp36 miliar tercatat hingga Oktober 2018.

“Melalui kinerja yang optimal, hingga Oktober 2018 LPD Desa Pakraman Tebongkang telah mampu mencapai laba hingga Rp1,8 miliar,” ujarnya semangat mencapai target tahun.

Atas kepercayaan masyarakat, berbagai manfaat pun telah diberikan LPD Desa Pakraman Tebongkang. Selain dana pembangunan yang merupakan 20 persen dari laba rutin diberikan setiap tahunnya, LPD  Desa Pakraman Tebongkang juga memberikan berbagai kontribusi yang mendukung aktivitas masyarakat. Mulai dari kegiatan keagamaan hingga sosial. Dia berharap keberadaan LPD kian bermanfaat bagi masyarakat dan mampu memberi kesejahteraan kepada masyarakat serta mampu membangkitkan ekonomi masyarakat desa pakraman.  (wid)