SUMBANGAN - Ketua BKS-LPD Kota Denpasar, Drs. I Wayan Rayun, Mba (kiri) menyerahkan sumbangan kepada Pengurus Asrama Ni Putu Alit.

MENYAMBUT HUT ke-20, LPD se-Kota Denpasar menggelar berbagai kegiatan, salah satunya berbagi dengan anak-anak penyandang disabilitas. Bertempat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Denpasar, pengurus Badan Kerjasama (BKS) LPD Kota Denpasar memberikan sumbangan dana serta sembako kepada Yayasan Pendidikan Dria Raba yang menaungi anak-anak di sekolah tersebut.

Ketua BKS-LPD Kota Denpasar, Drs. I Wayan Rayun, Mba, saat kunjungan pada Kamis (8/11) kemarin, mengatakan, sumbangan diberikan sebagai bentuk berbagi kepada sesama. Sesuai konsep tri hita karana yang diusung LPD, kegiatan ini merupakan realisasi dari pawongan (hubungan harmonis manusia dengan manusia). “Sumbangan yang diberikan berupa uang tunai untuk membantu pengadaan alat tulis dan sebagainya, serta beberapa sembako untuk menunjang kebutuhan di asrama,” ujarnya.

Kunjungan ke sekolah luar biasa merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh BKS-LPD Denpasar yang nantinya diharapkan kunjungan seperti ini kembali bisa dilakukan baik oleh BKS-LPD, LPD ataupun lembaga lainnya. Diungkapkannya, kegiatan ini dilakukan serangkain HUT ke-20 LPD se-Kota Denpasar yang puncaknya akan digelar pada Minggu (11/11) nanti.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri 1 Denpasar, I Ketut Sumartawan, menyambut baik kedatangan BKS-LPD mewakili LPD se-Kota Denpasar. Dia pun mengucapkan terimakasih banyak atas perhatian yang telah diberikan kepada lembaga serta anak didik yang notabena memiliki kebutuhan khusus. “Mudah-mudahan ke depannya keberadaan LPD bisa berkembang dengan baik dan terus mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” harapnya.

Dengan berkembangnya LPD akan berpengaruh juga terhadap perkembangan perekonomian di Kota Denpasar. Diungkapkannya di SLB Negeri 1 Denpasar memiliki 216 siswa dengan 35 orang penyandang tuna netra tinggal di asrama.

Senada dengan itu, Pengurus Asrama, Ni Putu Alit juga mengucapkan banyak terimakasih kepada LPD yang peduli terhadap anak-anak disabilitas. Dia mengungkapkan, kebutuhan sehari-hari anak-anak di asrama selama ini memang ditunjang oleh kontribusi yang diberikan masyarakat, termasuk LPD saat ini. (wid)