Karangasem Duduki Posisi TPK Hotel Berbintang Terendah di Bali

Denpasar (Bisnis Bali) – September 2018 angka tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Bali tercatat mencapai hanya 69,52 persen. TPK tertinggi tercatat di Kabupaten Badung dengan capaian 71,42 persen dan terendah diduduki Kabupaten Karangasem yang hanya mengantongi 59,01 persen pada periode yang sama.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Kamis (8/11) mengungkapkan, September 2018 dibandingkan bulan sebelumnya secara keseluruhan hunian TPK hotel berbintang di Bali turun 4,30 poin. Sebab, sebelumnya TPK hotel berbintang ini berada di posisi 73,83 persen.

“Dibandingkan dengan TPK bulan Agustus 2018 (m to m), seluruh kabupaten/kota mengalami penurunan TPK hotel berbintang dengan penurunan terdalam di Kota Denpasar mencapai 9,72 poin,” tuturnya.

Di sisi lain, menurut klasifikasi hotel, tingkat hunian kamar hotel bintang empat mencapai 74,70 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan kelas hotel yang lain. TPK terendah tercatat pada hotel bintang satu yang hanya mencapai 47,22 persen pada periode tersebut. Katanya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Bali ini mencapai 3,06 hari.

“Angka lama menginap ini naik 0,31 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Agustus 2018 (m to m) yang hanya mencapai 2,75 hari,” ujarnya

Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada September 2018 selama 2,60 hari, lebih rendah dibandingkan rata–rata lama menginap tamu asing yang selama 3,27 hari. Menurut kabupaten/kota, tercatat rata-rata lama menginap tamu tertinggi pada September 2018 di Kabupaten Badung selama 3,18 hari dan terendah di Kabupaten Buleleng, yaitu selama 2,04 hari.

Sementara itu, tambahnya khusus TPK hotel non bintang di Bali pada September 2018, BPS Bali  mencatat rata-rata mencapai 34,71 persen, dengan TPK tertinggi tercatat di Kabupaten Klungkung yaitu 75,86 persen, dan terendah tercatat di Kabupaten Bangli dengan persentase 0,85 persen. Dibandingkan dengan Agustus 2018 (m to m), TPK hotel non bintang ini turun 0,72 poin.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel non bintang di Bali mencapai 2,51 hari pada September 2018. Angka ini naik 0,17 poin dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada bulan sebelumnya,” tandasnya.

Menurut kabupaten/kota, tercatat rata-rata lama menginap tamu tertinggi pada September 2018 di Kabupaten Badung dengan rata-rata 3,42 hari. Sementara itu, kondisi terendah terjadi di Kabupaten Bangli dengan rata-rata 1,11 hari. (man)