Amlapura (Bisnis Bali) – Harga salak di pasar tradisional Karangasem naik, di luar musim salak bulan ini. Harga salak biasa tembus rata-rata Rp15 ribu  per kg. Salak gula pasir berkisar Rp40 ribu per kg, tergantung dari ukuran besar-kecilnya. Sementara, harga buah manggis, pada musim panen saat ini, turun dari sebelumnya Rp25 ribu per kg menjadi sekitar Rp10 ribu.

Hal itu dari pantauan di sejumlah pasar tradisional di Kota Amlapura, Selasa (6/11). Seorang pedagang manggis di Pasar Amlapura mengatakan, turunnya harga manggis, karena saat ini sedang musim panen. Di samping itu, dalam minggu ini kebutuhan buah manggis tak terlalu banyak, karena belum banyak ada piodalan.

Saat buah manggis cukup murah, harga rambutan terkerek. Pada musim panen rambutan lalu, per kg hanya berkisar Rp4 ribu, kini pada musim kemarau dijual pedagang Rp10 ribu per kg. ‘’Kalau teman pelanggan yang belanja rambutan, saya lepas Rp8 ribu per kg,’’ kata pedagang buah di Pasar Karangsokong Subagan, Wayan Bandem.

Sementara itu, petani dan pedagang buah-buahan di Karangasem menyatakan mendukung rencana kebijakan Gubernur Bali I Wayan Koster, menerbitkan SK Gubernur Bali tentang kewajiban pemanfaatan buah-buahan petani lokal Bali untuk suguhan di seluruh hotel, restoran dan jamuan makan di perkantoran saat ada kegiatan.

Dengan kebijakan itu, diharapkan petani merasakan keuntungan dan kian bergairah bercocok tanam. Selama ini, nyaris tiap musim panen raya salak, harga buah salak jeblok. Harga buah salak dibandingkan beras sudah enam kg berbanding satu, di mana enam kg salak kalau dijual, baru dapat satu kg beras. Akibatnya, banyak kebun salak di wilayah Kecamatan Manggis, mengalihfungsikan kebun salaknya, kembali menjadi sawah dan ditanami padi.

Adanya alihfungsi kebun salak menjadi sawah kembali, diakui Kepala Dinas Pertanian Karangasem Ir. Wayan Supandi yang didampingi Kasi Produksi Tanaman Pangan, Pande Gede Arya Saputra. Pada saat ada penurunan lahan sawah akibat alihfungsi lahan sawah ke non sawah seperti dijadikan perumahan, ada juga penambahan sawah dari sebelumnya berupa kebun salak. Namun alihfungsi kebun salak menjadi sawah itu tidak banyak.  (bud)