Denpasar (Bisnis Bali) – Asosiasi pariwisata yang bernaung di Bali Tourism Board (BTB) sepakat memajukan dan memperbaiki industri kepariwisataan di Pulau Dewata, utamanya pasar Tiongkok. Kesepakatan bersama tersebut ditunjukkan lewat penandatanganan bersama antara DPD Asita Bali, DPD HPI Bali dan Pawiba Bali.

Ketua DPD Asita Bali I Ketut Ardana di Renon, Selasa (6/11) mengatakan, tujuan dari kesepakatan bersama ini yaitu memperbaiki kepariwisataan Bali. “Ketiga asosiasi sepakat memperbaiki kepariwisataan Bali mengingat Asita yang mendatangkan wasatawan , HPI menemani wisatawan dan Pawiba lewat transportasi nya yang mengantar para tamu tersebut selama di Bali,” katanya.

Ia menilai permasalahan tersebut harus segera ditangani bersama utamanya terkait praktik bisnis tidak sehat. “Kami mengajak travel agen mendukung gerakan ini sehingga bisnis pariwisata di Bali menjadi sehat dan bersama-sama memonitor di lapangan agar tidak sampai pariwisata rusak ke depannya,” paparnya.

Isi dari keputusan bersama tersebut memuat empat pokok di antaranya, pertama menjaga kepariwisataan Bali menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Kedua bersama-sama monitoring dan mengawasi seluruh anggota masing-masing yang didampingi oleh aparat pemerintah yang berwenang agar tidak memasuki toko yang tidak berizin dan atau toko-toko yang berizin namun diduga melakukan praktek bisnis yang tidak sehat dengan menugaskan 5 orang petugas masing-masing asosiasi, dan

apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran maka anggota tersebut akan ditindak lanjuti sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku di masing-masing asosiasi.

Ketiga jika telah diberikan sanksi asosiasi namun anggota tersebut masih melakukan pelanggaran maka masing-masing asosiasi berhak mengusulkan kepada pemerintah untuk dicabut izin usahanya dan atau izin profesinya. Keempat selain melakukan monitoring untuk anggota masing-masing, jika dalam proses monitoring tersebut ditemukan pihak-pihak yang melakukan usaha namun tidak memiliki izin maka akan dikumpulkan bukti-buktinya dan akan dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat segera diproses secara hukum.

Ketua DPD HPI Bali I Nyoman Nuarta mengatakan, latar belakang momentum kerja sama ini untuk memperbaiki tata kelola di pasar Tiongkok, mengingat saat ini pasar mengalami degradasi.

Begitu pula ditekankan Ketua Pawiba Nyoman Sudiartha, pihaknya bersama anggota mendukung rekomendasi dari pemerintah untuk menertibkan dan meningkatkan kualitas kepariwisataan Bali. Intinya melalui empat keputusan tersebut yaitu menjaga kepariwisataan Bali lebih baik dan berkelanjutan. (dik)