KIAN meningkatnya kepemilikan mobil oleh masyarakat Bali, membuat bisnis aksesori mobil seperti audio video car ikut terkerek. Kenapa demikian? Sebagian pengguna kendaraan baru mengganti audio mobil standart pabrik, sebab, kualitas stereo kurang mendukung dan fiturnya minim. Hal ini tentu sangat menguntungkan pebisnis audio car untuk meningkatkan penjualan produknya. Piranti stereo audio mobil aftersales adalah pilihan tepat dikarenakan fitur serta kemampuan yang baik.

Menurut Candra, salah seorang pebisnis aksesori mobil di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, bisnis audio mobil saat ini menjanjikan karena makin banyak peminatnya. “Sejauh ini, bisnis audio mobil kami rata-rata berkembang 10 sampai 20 persen setiap tahun,” ujarnya.

Pertumbuhan bisnisnya terdongkrak oleh pemilik mobil yang hobi musik dan mengutak-atik mobil, audio yang hebat seakan-akan menjadi keharusan. “Mereka rela menghabiskan dana besar untuk meningkatkan kualitas suara di mobilnya. Kepuasan itu nggak ada batasnya,” kata Hendra.

Dengan berbagai konfigurasi sistem audio yaang pihaknya sediakan, mobil yang dilengkapi audio car bisa menghasilkan suara yang sangat keras. Beberapa di antaranya bahkan, mampu menghasilkan bunyi di atas 150 desibel, jauh di atas ambang batas normal yang berkisar antara 60 hingga 70 desibel. Biaya untuk memiliki audio mobil seperti tadi bisa dibilang tak murah untuk ukuran kantong kebanyakan orang. Sebab, untuk satu set peralatan audio mobil ini, rata-rata biaya yang mesti disiapkan oleh konsumen mencapai puluhan juta rupiah.

Ukuran kehebatan audio mobil bukan hanya terbatas kepada kemampuan menghasilkan suara keras. Ukuran lain adalah kejernihan suara dan kenikmatan didengar. Bagi penghobi audio mobil, satu seni yang menantang adalah menciptakan sistem audio, sehingga penumpang seakan-akan seperti sedang menonton konser.

Hal senada diungkapkan Hadinata, salah seorang pebisnis video audio car di kawasan Sesetan. “Permintaan produk ini hampir selalu ada setiap harinya,” ujarnya.

Pasalnya, perangkat ini bisa mengusir kepenatan atau kejenuhan keluarga di dalam mobil sewaktu menempuh perjalanan jauh.  Konsumennya cenderung meminati konsep video audio car yang minimalis, yakni dengan 1 monitor, 1subwoofer dan boks fiber yang dilengkapi pilar custom. ‘’Sementara konsep full cosmetic, yakni 1monitor di dashboard, 2 monitor di head rest, full audio car masih minim peminat,’’ ungkapnya.

Selain harganya lebih terjangkau, yakni mulai Rp5 jutaan per paket, juga waktu pengerjaan konsep minimalis cenderung lebih singkat dibanding konsep full cosmetic.

‘’Konsep minimalis dengan 1 monitor, 1 subwoofer dan boks fiber, serta pilar custom, satu hari bisa selesai. Namun bila full cosmetic paling lama bisa mencapai satu bulan,’’ jelasnya.

Video audio car termasuk perangkat elektronik yang sangat digemari pecinta otomotif yang mengandalkan gambar dan kekuatan suara yang enak didengar telinga. ‘’Konsumen kini makin banyak yang mengganti bawaan audio standarnya dengan paket video audio car yang menghasilkan gambar, suara lebih keras, menghentak, jernih dan tajam,’’ imbuhnya.

Pemilihan audio berupa amplifier, power, subwoofer dan tape mobil juga berdasarkan kebutuhan yang diinginkan customer. ‘’Umumnya, yang paling ramai permintaan set audio di tempat kami berupa paket audio. Sebab, biayanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan customer. Kami menawarkan beberapa paket car audio mulai harga Rp5 juta-an ke atas, tergantung budget customer,” tandasnya. (aya)