DHARMA TULA - Kegiatan dharma tula usai persembahyangan bersama LPD se-Bali dalam rangaka HUT LPD ke-34 di Pura Pesamuan Tiga, Gianyar,Selasa (6/11).

Gianyar (Bisnis Bali) – Bertempat di Pura Samuan Tiga, Gianyar, perwakilan LPD dari masing-masing kabupaten/kota se-Bali menggelar persembahyangan bersama pada Selasa (6/11). Rangkaian perayaan HUT ke-34 LPD Bali ini juga dilengkapi acara dharma tula yang diisi pakar ekonomi I Wayan Ramantha.

Ketua Badan Kerjasama (BKS)-LPD Provinsi Bali, I Nyoman Cendikiawan didampingi ketua panitia HUT ke-34, I Wayan Artana, mengatakan, kegiatan persembahyangan ini sebagai langkah awal dalam rangkaian perayaan HUT LPD yang dipusatkan di Kabupaten Gianyar. Puncak perayaan HUT ke-34 LPD Bali ini jatuh pada 25 November mendatang yang dirangkaikan dengan berbagai kegiatan.

“Kita mulai dari persembahyangan bersama agar diberikan kemudahan jalan oleh Beliau (Ida Sang Hyang Widhi) dan apa yang kita lakukan nantinya bisa berjalan sesuai dengan harapan,” ungkapnya.

Dipilihnya Pura Samuan Tiga, dengan alasan secara historis pura ini sebagai cikal-bakal penyatuan Kahyangan Tiga pada zaman dahulu. Dan keberadaan LPD yang melingkupi desa pakraman tentunya tak terlepas dari itu. Mulai hari ini seluruh LPD juga melaksanakan upacara ngatur piuning di kantor masing-masing, sebagai ucapan rasa syukur atas masih tetap ajeg LPD hingga saat ini.

“Antusias peserta dari masing-masing LPD sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Demikian juga panitia nampak antusias yang menunjukan persatuan dan kebersamaan sangat terwujud dalam kegiatan ini,” ujar Cendikiawan.

Pihaknya berharap, kedepannya keberadaan LPD akan menjadi sumber ekonomi masyarakat, dalam upaya untuk mengajegkan Bali. Hal itu dapat didukung melalui penguatan ekonomi kerakyatan serta mendorong usaha muda di pedesaan dengan pemanfaatn teknologi infomasi (TI).

“Dan kita juga mohon kepada tokoh-tokoh masyarakat Bali, untuk bersama-sama membangun LPD kita, agar kedepannya bisa berkontribusi untuk membangun jagad Bali,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof. Dr. I Wayan Ramantha, S.E., MM.Ak, CPA, mengatakan, pada HUT ke-34 ini momen yang sangat baik untuk meningkatkan kinerja LPD kedepan, karena kontribusi LPD terbesar untuk masyarakat Bali. Dengan asset yang sudah mencapai Rp21 triliun lebih dibandingkan dengan BPR dan koperasi masih lebih kecil.

“Artinya apa? Kontribusi LPD terhadap masyarakat di seluruh Bali adalah terbesar. Jadi tanggung jawab kita bukan hanya untuk lembaga desa tapi untuk masyarakat di 1.433 LPD yang ada,” ujarnya. (wid)