Semarapura (Bisnis Bali) – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berkesempatan memaparkan materi pada acara Seminar Inklusi Film Disabilitas dan Expo Produk Tenaga Kerja Disabilitas yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan RI di Jakarta Selatan.

Suwirta yang merupakan satu-satunya bupati yang hadir dan sekaligus sebagai narasumber, memaparkan materi terkait kepedulian Kabupaten Klungkung terhadap penyandang disabilitas dalam dunia kerja.

“Saya telah banyak mempekerjakan karyawan dengan disabilitas sejak masih menjadi manager koperasi. Kemudian setelah saya menjabat sebagai kepala daerah pada 2014, saya menduplikasi kebijakan tersebut ke tingkat kabupaten. Penyandang disabilitas tetap memiliki potensi untuk hidup sejahtera. Jika pemerintah bisa mendorong semua sektor untuk mempekerjakan penyandang disabilitas, maka saya yakin tingkat kemiskinan bisa menurun,” ungkap Bupati Suwirta.

Menurut UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, perusahaan swasta untuk mempekerjakan 1 persen penyandang difabel dari total pekerjanya, sedangkan perusahaan BUMN/BUMD sebanyak 2 persen. Hal tersebut sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003.

“Setiap bulan kami rutin melakukan program pelatihan seperti kerajinan tangan, tekstil, komputer, multimedia dan sebagainya. Kami melakukan pemetaan terhadap penyandang disabilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan industri,” paparnya.

Pada 2018 dari 1.640 penyandang disabilitas dilakukan seleksi terhadap usia produktif, lalu diberikan pelatihan. Dari jumlah tersebut, 19 diantaranya telah bekerja di lingkungan pemerintah dan sisanya didorong untuk bekerja di sektor swasta.

Pemerintah dan perusahaan harus memberikan ruang kepada penyandang disabilitas untuk bekerja secara formal serta memiliki ikatan kerja yang jelas. Penyandang disabilita memiliki kesempatan yang sama berkontribusi untuk negeri. “Ke depan kami akan membuat program khusus disabilitas, yaitu rumah disabilitas, atau semacam panti sosial,” ujar Bupati Suwirta.

Pada kesempatan tersebut Bupati Suwirta berpesan agar penyandang disabilitas tetap tabah dan optimis. “Semua pasti ada hikmahnya. Disabilitas bukan beban dan jangan dijadikan mereka beban. Mereka tetap memiliki potensi untuk berkembang pesat di berbagai bidang,” pesannya.

Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri mengapresiasi program-program Pemkab Klungkung. “Saya sangat mendukung langkah yang telah dilakukan Bupati Suwirta. Saya berharap kepala daerah lainnya bisa terinspirasi dan menduplikasi apa yang telah dilakukan oleh Bupati Suwirta terutama dalam pemberdayaan penyandang disabilitas,” ujar Hanif Dhakiri. (dar)