Belajar Mengemudi bukan Sekadar Style

Singaraja (Bisnis Bali) – Keterampilan mengemudi mobil yang baik di era digital seperti sekarang ini benar-benar diperlukan oleh siapa pun. Tak heran bila harga kursus setir mobil bukan masalah utama untuk mereka yang ingin cepat bisa mengemudi.

Di sisi lain membuka usaha kursus mengemudi juga menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Karena keterampilan mengemudi ini pun tak hanya diminati oleh mereka yang sudah memiliki kendaraan pribadi. Juga sudah mulai banyak dibutuhkan sebagai profesi pekerjaan, misal sopir taxi, kendaraan pribadi hingga sopir perusahaan, dan masih banyak lagi.

Bahkan kemampuan mengemudi mobil merupakan nilai tambah tersendiri bagi mereka yang akan melamar pekerjaan. Terlebih jika melampirkan sertifikat kursus mengemudi. Sebab setiap perusahaan saat ini cenderung dicari yang bisa mengemudi, dan masih banyak lagi contoh pekerjaan yang memberi nilai lebih.

Hal itu juga diungkapkan Mertha Pratama pemilik usaha Kursus Mengemudi Pratama di kawasan Gajah Mada  Banjar Jawa Singaraja Selasa (30/10) siang. Ia mengatakan belajar mengemudi dewasa ini bukan sekedar style juga sudah menjadi suatu kebutuhan tiap orang di zaman serba modern ini.

Tingginya minat masyarakat belajar mengemudi karena bagi mereka menjadi seorang sopir mobil merupakan pemimpin di dalam kendaraan tersebut, dan memiliki tanggung jawab terhadap nyawa juga keselamatan seluruh penumpang di dalamnya. Karena itulah lembaga kursus pelatihan mengemudi ini cukup diminati oleh masyarakat.

Dengan belajar mengemudi melalui jasa kursus resmi akan memberikan pengetahuan khususnya pemula bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar, tak membahayakan pengendara lainnya sekaligus menjadi pelopor keselamatan serta menjadi seorang pengemudi yang disiplin dakam berlalu lintas. “Kita tentunya bekerjasama dengan pihak kepolisian baik ijin dan lainnya kita prioritaskan keselamatan dan kenyamanan clien,” terangnya.

Tak sedikit masyarakat yang memilih lembaga pelatihan khusus mengemudi untuk bisa mengendarai mobil, meskipun tarif per latihan bervariasi namun tidak sebanding dengan ilmu yang di dapatkan untuk keselamatan bersama. “Peminatnya kebanyakan anak muda yang ingin memiliki keterampilan mengemudi sebagai modal bekerja ada juga yang pribadi sampai yang dewasa,”imbuhnya. (ira)