Kamben Endek Trotol, jadi Motif Terbaru

Denpasar (Bisnis Bali) – Kamben endek trotol, adalah motif terbaru kamben endek yang ditawarkan kepada konsumen. Motif tersebut juga tergolong sederhana dibandingkan motif endek pada umumnya yang sangat beragam seperti Patra, flora dan fauna.

Kain endek saat ini terus mengikuti perkembangan fashion. Endek yang sebelumnya memiliki motif – motif tertentu yang merupakan warisan leluhur, juga mengalami perkembangan. “Motif endek sekarang sangat beragam, tidak monoton seperti jaman dulu. Para perajin endek, juga terus berinovasi untuk menarik minat konsumen,” tutur Sari, pemilik butik di kawasan Renon Denpasar.

Para perajin endek juga terus belajar tentang desain motif, cara pewarna baru sehingga endek dapat semakin diminati konsumen tidak hanya di Bali. “Target kami sebenarnya bisa menyaingi batik yang sudah lebih dulu menasional. Kami tidak muluk-muluk, untuk saat ini target nasional dulu baru kemudian go internasional,” ungkapnya Minggu (28/10).

Karena diakui untuk go internasional, banyak hal yang perlu dibenahi terutama dari segi SDM. SDM penenun saat ini mulai berkurang, generasi muda enggan terjun ke sektor tersebut karena dianggap kurang menjanjikan.

“Kalau SDM kurang, otomatis tidak bisa menjaga pasokan barang yang merupakan salah satu hal yang harus dipenuhi bila ingin mengekspor endek. Kalau dari segi kualitas, endek sangat diakui apalagi endek merupakan produk handmade,” tandasnya.

Motif kamben endek trotol ini merupakan motif terbaru yang diharapkan dapat memberikan nuansa baru pada kamben endek. Dengan demikian konsumen diharapkan memberikan respon positif terhadap produk terbaru tersebut.

Dari segi harga dikatakan sangat bersaing dan tidak melebihi harga kain endek pada umumnya. “Harga kisaran Rp 150 ribu ke atas,” tukasnya.

Ada banyak pilihan warna mulai hitam yang paling diminati. Ada warna kuning, hijau dan merah. (pur)