Semarapura (Bisnis Bali) – Perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia melakukan observasi atau kunjungan lapangan ke Subak Sema Agung, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kunjungan ini guna mengetahui lebih jelas kondisi di lapangan terkait rencana pemberian bantuan hibah mesin pompa air kepada subak setempat. Kedubes Jepang diwakili Yoko Onoue diterima Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta di Wantilan Pura Dalem Penyarikan, Desa Tusan.

Yoko Onoue menjelaskan tujuannya melakukan observasi adalah untuk mengecek dan mempelajari lebih jelas kondisi lahan pertanian di Subak Sema Agung. Ia juga melakukan tanya jawab dengan Kelihan Subak Sema Agung, Wayan Darta terkait kondisi subak, seperti luas lahan, jumlah anggota, masa panen, iuran anggota subak dan lainnya, termasuk menanyakan apakah masyarakat (anggota subak) tidak keberatan apabila dipasangi alat (mesin pompa) tersebut. “Saya ditugaskan Pemerintah Jepang untuk terjun ke lapangan. Nanti kalau dipasang alat-alat pasti ada biaya perawatan, itu dari masyarakat apa tidak keberatan?,” tanya Yoko Onoue.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab tidak keberatan oleh Kelihan Subak Sema Agung, Wayan Darta. Kepada pihak Perwakilan Kedubes Jepang, Darta didampingi Perbekel Tusan, Wayan Nuarsa menyebutkan jumlah anggota subak sebanyak 150 orang. Saat ini, sekitar 70 hektar lahan pertanian di sini mengalami kesulitan mendapatkan air. Di mana debit air yang ada di aliran sawah sangat kecil sehingga dibutuhkan mesin pompa untuk bisa mengangkat air dari sungai (tukad) Bubuh yang letaknya sekitar 50 meter di bawah lahan persawahan. “Saat ini kalau menanam padi dua tahun tidak tentu,” bebernya.

Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta berharap setelah melewati beberapa tahapan dan pengecekan, Pemerintah Jepang bisa merealisasikan bantuan hibah mesin pompa air tersebut. Wabup Kasta berharap bantuan tersebut nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anggota subak untuk mengairi lahan pertanian. “Apabila bantuan ini datang agar dipelihara dengan sebaik-baiknya,” harap Wabup Kasta. (dar)