Semarapura (Bisnis Bali) – Salah seorang siswa berprestasi asal Kabupaten Klungkung akan berkiprah di tingkat Internasional. Dia adalah Ni Ketut Wulandari Ari (17) siswi kelas 12 SMAN 1 Semarapura yang akan menjadi delegasi asal Indonesia pada ajang Internet Governance Forum di Kantor UNESCO Paris, Perancis pada 11 November mendatang. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan saat mendampingi siswa bersangkutan berpamitan dan memohon doa restu kepada Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di ruang kerjanya.

Indonesia mengirimkan 7 siswa pilihan untuk menjadi delegasi, dan Ni Ketut Wulandari Ari menjadi satu satunya pelajar asal Bali yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan. Terpilihnya siswi asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini adalah berkat prestasinya menjuarai sejumlah lomba pidato bahasa Inggris, dan puncaknya ketika menjuarai lomba di Universita Gajah Mada Jogjakarta beberapa waktu lalu.

Untuk mengikuti even internasional di Paris nanti, Ni Ketut Wulandari Ari mengaku telah menyiapkan 111 materi dengan 8 tema yang berbeda. Internet Governance Forum akan berlangsung pada 11-15 November 2018.

Selain mengantarkan Ni Ketut Wulandari Ari, Kadisdik Dewa Gde Darmawan bersama sejumlah guru juga mengantarkan sejumlah siswa yang akan mengikuti lomba ke tingkat nasional. Mereka diantaranya Luh Ketut Priska Parama Nanda, siswi kelas 11 MIPA SMAN 1 Semarapura, yang akan mengikuti lomba cerpen di Bogor, Jawa Barat, dalam rangka Festival dan Lomba Literasi Sekolah tingkat SMA oleh Direktorat PSMA Kemendikbud.

Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), sejumlah siswa SDN 1 Semarapura Kangin juga berpamitan. Mereka diantaranya Putu Talitha Dianti Faradila dalam lomba Menulis Cerpen, I Gede Ramana Suypa Gunawan lomba Mendongeng serta Vayed Zabihullah Ghadzali  Alfatih, Ni Putu Vivin Widyadari dan Ni Made Niti Artasari sebagai peserta lomba Baca Puisi. Kelima siswa SD ini akan mengikuti kegiatan Festival dan Lomba Literasi Nasional (FL2N) tingkat SD tahun 2018 di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tersebut akan berlangsung 27-31 Oktober 2018.

Berbagai prestasi yang mampu diukir Kabupaten Klungkung belakangan ini, baik di tingkat nasional hingga internasional telah membuktikan bahwa Klungkung memiliki potensi SDM yang unggul, meskipun Klungkung merupakan kabupaten terkecil di Bali.

Kepada seluruh siswa, Suwirta berpesan tak gugup dan takut dalam menghadapi tiap even. Para guru diminta senantiasa membimbing dan membina anak didiknya sehingga tidak gugup dalam menghadapi lomba nanti.

“Selamat kepada seluruh adik-adik yang akan berangkat mewakili Klungkung dan Indonesia. Terpilihnya Klungkung menjadi delegasi ke ajang internasional telah membuktikan bahwa Klungkung memiliki SDM yang unggul. Mari buktikan bahwa Klungkung mampu meski kita kabupaten kecil,” ujar Bupati Suwirta.

Kepada Kadisdik Dewa Gde Darmawan juga diminta merancang skema pemberian reward kepada para guru yang mampu mencetak siswa berprestasi. Ditambahkan pula, dalam wadah kegiatan Pentas Bintang, para peraih prestasi akan ditampilkan di hadapan umum sebagai motivasi bagi yang lain untuk ikut berprestasi mengharumkan nama Kabupaten Klungkung. (dar)