Rumah Nonsubsidi di Tabanan kian Diminati Konsumen

Tabanan (Bisnis Bali) – Pengembangan perumahan nonsubsidi di Tabanan tak kalah mendapat apresiasi konsumen karena relatif lebih murah dibandingkan di kawasan Denpasar dan Badung. Demikian pengembang Perum Citra Nirwana Regency, Titin Muslich, Jumat (26/10).

Rumah nonsubsidi diminati selain lebih mengakomodasi kebutuhan kalangan menengah bawah, prospek investasinya juga lebih cerah. Contohnya satu unit perumahan tipe 36/100 m2 yang 10 tahun silam dibeli Rp160 juta kini sudah ada yang laku Rp325 juta. Prospek pasar yang cerah ini merupakan tantangan pemasok mendapatkan lahan relatif murah. Dengan demikian harga rumah bisa dipermak relatif murah pula untuk konsumen.

Kini kendala yang dihadapi adalah membebaskan lahan di kawasan radius kota. Selain harga mahal, operasional proyek juga makin tinggi, di dalamnya menyangkut perizinan, material bangunan, ongkos tukang, dan lainnya.

Potensi lahan murah hanya ada di kawasan pelosok sehingga dukungan fasilitas sosial dan umum sangat menunjang kelancaran bisnis perumahan nonsubsidi di sejumlah kawasan ini. Sasaran yang ingin dicapai yakni, terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan perumahan yang layak huni dan nyaman sehingga mampu memotivasi penghuninya bekerja lebih giat meningkatkan perekonomian.

Sebelumnya, penyedia perumahan nonsubsidi, Agus Sudiana menyampaikan kualitas perumahan yang harus dijaga pemasok menjawab tuntutan pasar yang makin selektif membeli. Logikanya jika harga rumah sekarang relatif mahal, maka harus diikuti peningkatan kuakitas. Kawasan Tabanan selama ini memang cukup diincar kebanyakan konsumen untuk mendapatkan rumah nonsubsidi yang memiliki prospek investasi menjanjikan.

Umumnya rumah nonsubsidi dibangun bervariasi desainnya atau mengikuti pesanan konsumen. Ini akan lebih menarik karena ada penambahan nilai atau harga yang memang sudah disadari konsumen.

Dia menilai bisnis rumah nonsubsidi akan lebih unggul dibandingkan rumah subsidi karena memiliki potensi harga purnajual lebih tinggi. Terutama yang berlokasi di kawasan radius kota, walaupun relatif lebih mahal namun menjanjikan keuntungan tinggi ke depan. (gun)