Denpasar (Bisnis Bali) – Anggota DPD Peebarindo Bali telah mengikuti Munas X Perbarindo yang diselenggarakan di Solo pada 22- 24 Oktober lalu. Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit Kamis (25/10) mengatakan, Munas Perbarindo menekankan BPR-BPRS sebagai mitra UMKM dalam memperluas layanan perbankan bagi masyarakat.

Berbagai program telah dilakukan Perbarindo guna mendekatkan BPR kepada masyarakat dan menguatkan industri BPR. Di antaranya penyelenggaraan hari BPR-BPRS Nasional. Hari BPR-BPRS Nasional merupakan langkah strategis yang dihasilkan oleh Perbarindo untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap BPR.

Perayaan hari BPR setiap tahun dirayakan seluruh  BPR di Indonesia. Perayaan ini dilakukan setiap tanggal 21 Mei sebagai tonggak kebangkitan BPR ditengah persaingan yang semakin kompetitif. Langkah penguatan industri BPR juga dengan Penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Standar tersebut digunakan untuk mengasah kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) BPR.

SDM merupakan pilar penting dalam organisasi di BPR. Ini dalam rangka mewujudkan tujuan BPR menjadi mitra UMKM dalam memperluas layanan perbankan bagi masyarakat. Ia menilai peningkatan kompetensi kerja baik pengetahuan, keterampilan perlu terus dilakukan. Ini diperoleh SDM yang berkualitas, punya integritas dalam pengelolaan dan pengembangan BPR.

Ketut Komplit menambahkan penerapan SKKNI tidak hanya diwajibkan kepada pengurus namun juga kepada level pejabat eksekutif. Ini untuk dapat  membantu tugas-tugas manajemen dalam pengelolaan BPR.

Dalam Munas X Perbarindo, OJK mengajak BPR untuk terus meningkatkan teknologi inormasi di tengah-tengah kehadiran fintech dengan kecepatannya, maka industri BPR harus cepat adaptasi dengan bermitra atau berkolaborasi dalam meningkatkan infrastruktur maupun bisnis BPR. Munas X Perbarindo telah memilih kembali Joko Suyanto sebagai Ketua Umum DPP Perbarindo 2018-2022. (kup)